Sabtu, 9 Mei 2026

Komunitas Basiba Lepas Belasan Penghafal Al-Quran

Berita Terkait

Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina dan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menghadiri kegiatan halal bihalal Komunitas Basiba Kepri dan Kota Batam. Pada kesempatan tersebut Komunitas Basiba Kepri dan Kota Batam melantik pengurus Komunitas Basiba Bintan serta pelepasan penghafal Al-Quran. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Komunitas Basiba Kepri dan Kota Batam melantik pengurus Komunitas Basiba Bintan serta pelepasan penghafal Al-Quran.

Ketua Yayasan Rancak Basiba Rumah Tahfiz Sultan Barelang, Artie Yusuf, mengatakan, Komunitas Basiba Kota Batam mempunyai Yayasan Rancak Basiba Rumah Tahfiz Barelang. Dimana, Yayasan itu dibiayai oleh seluruh anggota Komunitas Basiba Kota Batam.

“Jadi apapun kebutuhannya semua, apa yang dibutuhkan anak itu selama dia menghapal 30 juz itu dibiayai oleh ibu-ibu Komunitas Basiba Kota Batam, dari 8 kecamatan yang ada di Kota Batam,” ujar Artie saat kegiatan halal bihalal di One Mall Batam, Minggu (29/5/2022).

Ia melanjutkan, pihaknya melepas 15 orang penghafal Al-Quran dan ustadz ke Pusat Al-Quran Indonesia yang berada di Tanjungpinang. Dimana, 15 penghafal Al-Quran dan Ustadz itu ditempatkan di Yayasan Rancak Basiba Rumah Tahfiz Sultan Barelang di Setokok.

“Mereka ini angkatan pertama mulai dari tanggal 16 Juni 2021. Mereka selama ini diletakin di Setokok selama 9 bulan untuk menghafal Al-Quran,” katanya.

Untuk selanjutnya, 15 orang penghafal Al-Quran dan Ustadz tersebut nantinya akan ditempatkan dibeberapa tempat. Dimana, untuk penempatan penghafal Al-Quran itu merupakan kewenangan dari Pusat Al-Quran Indonesia.

“Insya allah nanti tanggal 16 Juni 2022 ini, kami mendapat angkatan kedua dari Pusat Alquran lagi. Itu yang kami kelola lagi untuk mereka menghapal Al-Quran 30 juz,” katanya.

Ia menambahkan, dalam kegiatan halal bihalal sekaligus pelepasan penghafal Al-Quran itu dimulai pada Minggu pagi dan diikuti sekitar 350 orang. Acara itu juga diisi dengan talkshow mengenai baju hingga tarian tradisional.

“Untuk kegiatannya hanya dilakukan satu hari ini saja,” imbuhnya.(*)

Reporter : Eggi Idriansyah

UPDATE