Kamis, 16 April 2026

Lima Ribu Orang Hadiri Tabliqh Akbar UAS di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Lima ribuan orang hadiri tabliqh akbad Ustad Abdul Somad (UAS) di Perumahan Masyeba Gading Mas, Sei Harapan, Sekupang, Minggu (30/1).

batampos – Sebanyak lima ribuan orang menghadiri tabliqh akbar Ustad Abdul Somad (UAS) di Perumahan Masyeba Gading Mas, Sei Harapan, Sekupang, Minggu (30/1). Pelaksanaan tabliqh akbar ini dalam rangka Halaqoh Bulanan Persatuan Mubaligh Batam (PMB) Sekupang.

Di tabligh akbar ini, UAS mengambil tema penguatan akidah dalam menghadapi erda digitilisasi dan modernisasi. “Ada hal negatif dan positif dalam dunia digital,” kata UAS, membuka tabligh akbar.

Ia mengatakan dulu untuk mendengarkan ceramah agama, orang harus datang ke masjid. Namun kini, semuanya bisa diakses melalui ponsel. “Bapak ibu, kenal Abduk Somad melalui youtube,” ucap UAS.

Namun, di youtube ada sesuatu yang baik, ada juga yang buruk. Sehingga masyarakat perlu memilah-milah. “Ambil positifnya, buang negatif” ujar UAS.

UAS mengatakan ada berbagai macam akidah yang perlu diwaspadai dan dihindari masyarakat, salah satunya akidah yang percaya agama islam, namun tidak melaksanakan perintah Allah SWT.

Ada juga akidah ateis, yang tidak percaya agama. Umat islam perlu mewaapadai akidah-akidah seperti ini.
Karena, kepercayaan terkait hal ini berseliweran dalam media sosial. Kadang dipertontonkan oleh beberapa orang.

“Jaga diri kita, jaga anak kita,” ungkap UAS.

UAS memberikan ceramah sekitar satu jam lebih. Namun, waktu segitu terasa berlangsung singkat. UAS menutup ceramahnya dengan mendoakan kesehatan dan kemaslahatan umat muslim di Batam.

Ketua PMB Kecamatan Sekupang, Ustad Zaini Cholis mengatakan halaqoh adalah kegiatan rutin yang diadakan PMB Sekupang setiap bulannya.

“Saat UAS berencana datang, kegiatan bertepatan di Sei Harapan. Kami merancang kegiatan ini sejak 3 minggu lalu,” ujarnya.

Kegiatan halaqoh, kata Zaini, akan digelar kembali bulan depan. Ia mengatakan kegiatan serupa akan digelar di Kelurahan Patam Lestari.

“PMB (Persatuan Muballigh Batam) tidak hanya menggelar kegiatan seperti ini, tapi ada bakti sosial, sunat massal. PMB benar-benar membuat kegiatan yang dirasakan dampaknya oleh masyarakat langsung,” pungkasnya. (*)

Reporter : FISKA JUANDA

UPDATE