
batampos – Lonjakan kenaikan kasus Covid-19 di Kota Batam masih terus terjadi. Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam melaporkan ada tambahan 88 kasus baru pada Jumat (11/2), sehingga keseluruhan totalnya menjadi 26.338.
Tambahan kasus ini lebih tinggi dari sehari sebelumnya yakni sebanyak 62 kasus serta menjadi kasus tertinggi sepanjang tahun 2022 ini.
Selanjutnya kasus sembuh bertambah 31 orang. Sehingga total kasus sembuh di Batam sampai hari ini berjumlah 25.109 orang. Adapun kasus aktif juga terus mengalami kenaikan, dimana angkanya saat ini mencapai 386 orang. Kasus aktif tersebut sebagian besar dirawat di RSKI Galang.
“Update per hari ini ada tambahan 88 kasus baru dan 31 kasus sembuh. Kasus akrif yang masih menjalani perawatan atau isolasi mandiri berjumlah 386 orang,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi.
Didi menjelaskan, dari kasus aktif saat ini sebanyak 111 diantaranya terdeteksi Probable Omicron. Sedangkan positif varian Omicron yakni sebanyak 19 orang. Varian Omicron ini paling banyak dari para Pekerja Migran Indonesia (PMI).
“Hasil sampel Litbangkes Kementerian Kesehatan RI ada 19 varian Omicron,” ungkap Didi.
Sementara itu bila melihat peta penyebaran kasus aktif ini, hampir seluruh wilayah di mainland Kota Batam berzona merah dengan jumlah kasus aktif 30 sampai 111 kasus. Kasus tertinggi berada di Kecamatan Batam Kota dengan 111 kasus.
Disusul Sagulung 49 kasus. Bengkong 39 kasus dan Lubuk Baja 37 kasus. Sementara itu Batuaji 34 kasus dan Seibeduk 33 kasus. Sekupang 32 kasus dan Bengkong 30 kasus. Sementara itu satu wilayah berzona orang yakni Batuampar dengan 20 kasus.
Untuk wilayah hinterland, Kecamatan Bulang memiliki satu kasus aktif. Belakang Padang dan Galang masih berstatus zona hijau. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra

