
batampos – Puluhan mahasiswa se-Batam mengikuti kegiatan bertajuk Bengkel Menulis Berita, bersama dengan Kantor Bahasa Kepulauan Riau dan Batam Pos. Kegiatan ini sudah berlangsung dari 10 April lalu.
Dari 10 hingga 12 April, kegiatan dilaksanakan secara daring.”Zoom meeting bersama Mas Putut (redaktur senior Batam Pos) dan Fatih Muftih,” kata Ketua Penyelenggara Bengkel Menulis Berita, Priyo Joko Purnomo.
Priyo mengatakan, kegiatan bertujuan mengajak para generasi muda yakni mahasiswa, dapat menulis dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Tentunya sesuai kaidah EYD dan KBBI.
Baca Juga: Investor Singapura Berencana Investasi di Bidang Teknologi Transportasi di Batam
Kegiatan ini, kata Priyo, sebagai bentuk pembinaan bagi generasi muda. “Makanya kami menggaet para praktisi dari media, dosen dan penggiat bahasa,” ujar Priyo.
Para mahasiswa ini, kata Priyo, diberikan pembekalan bagaimana cara menulis dengan baik dan benar. Mahasiswa yang mengikuti kegiatan bengkel menulis berita, juga diminta membuat tulisan berkaitan dengan kelokalan di Batam.
“Bisa mengenai kuliner, budaya, komunitas yang unik ada di Batam,” ucap Priyo.
Baca Juga: Resmikan Opus Bay, Rudi Optimis Sektor Pariwisata Batam akan Berjaya
Priyo mengatakan, se Kepri ditargetkan ada sebanyak 90 tulisan yang dikumpulkan dari Batam, Tanjungpinang dan Bintan. Ia berharap, dari Batam bisa menyumbangkan banyak tulisan.
“Tulisan ini akan kami bukukan,” tuturnya.
Dosen UPB, Yunisa Oktavia salah satu pembicara di kegiatan ini. Ia menyampaikan topik mengenai pentingnya menulis berita bagi mahasiswa. Yunisa dengan lugas memaparkan teori penulisan berita, dan tata cara pengumpulan data serta penulisan.
Reporter: FISKA JUANDA

