Jumat, 24 April 2026

Melihat Geliat Ekonomi Warga Tanjunguncang Ditengah Pandemi Covid-19

Berita Terkait

Susana di Komplek Perumahan Barcera sekitar Hyunday, Tanjunguncang, Batuaji. Geliat ekonomi masyarakat di kawasan tersebut meski ditengah pandemi Covid-19. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Ekonomi warga yang menetap di kawasan Tanjunguncang, Batu Aji, justru mengeliat ditengah pandemi Covid-19. Masyarakat yang bermukim di lokasi tersebut banyak menyulap tempat tinggalnya menjadi lokasi usaha.

Ada beberapa perumahan dekat kawasan industri galangan kapal. Yaitu Perumahan Barelang, Central Raya, Marina Garden, Marina Green, Marina View, Cipta 2, Yose Sade, Cipta 1, Sumberindo, Bagaman, Central Park dan Glory.

Dari sejumlah perumahan tersebut, geliat ekonomi sangat terlihat di perumahan Barelang Central Raya (Barcera). Kedua perumahan ini terlihat lebih banyak aktivitas karena Perumahan Barelang dengan Central Raya berhadapan.

Rumah-rumah masyarakat dirombak atau didesain pemiliknya menjadi Rumah Toko (Ruko).

Seperti mini ruko karena masih berbentuk rumah hanya dibuat menjadi tempat usaha. Pemiliknya juga tinggal didalam sambil buka usahanya.

Usaha masyarakat bermacam-macam. Ada usaha pecah belah, konter HP, minimarket, pangkas rambut, bengkel, rumah makan, servis elektronik, konveksi, jasa pembayaran, travel, grosir, tukang gigi, tukang tralis, showroom mobil, toko bangunan, indomaret dan masih banyak lainnya.

Kemajuan ekonomi warga Barcera juga ditopang dengan adanya Sekolah Menengah Pertama dan SD Negeri.

Dibangunnya perumahan Barelang ini pada tahun 2004. Pada saat itu hanya ada 200 unit unit rumah dan dihuni 50 Kepala Keluarga (KK).

Perumahan Barelang menjadi pemukiman satu-satunya di Tanjunguncang di luar Perumahan Pluto saat itu.

“Masih hutan semua dulu sekitarnya. Tahun 2007 Marina Garden baru ada. Setelah itu 2008 Marina Green, 2010 Glori, Bagaman dan Central Park yang dibangun di 2010,” kata Ketua RW 08 perumahan Barelang, Boyke yang ditemui Batam Pos, Sabtu (25/12/2021) lalu.

Saat itu lanjutnya, jalan masuk ke kawasan tersebut masih setapak masuk perumahan Marina Garden yang menumpang dari Perumahan Barelang,

Geliat ekonomi warga Tanjunguncang mulai berkembang saat seluruh RT/RW se-Tanjunguncang mengajukan lahan sekolah untuk pembangunan sekolah SD dan SMP Negeri pada 2007.

Setahun kemudian SDN 06 resmi berdiri dan satu tahun berikutnya permohonan pembangunan SMP Negeri di Perumahan Barelang juga disetujui.

Dengan pembangunan dua sekolah negeri tersebut, ROW jalan Perumahan Barelang diperlebar untuk memudahkan akses keluar masuk.

Ia berharap, dengan banyaknya aktivitas di permukiman tersebut dinas terkait dapat memberikan perhatian khusus untuk ruas jalan di tempat mereka menetap.

“Sebagai perangkat dan masyrakat, kami berharap jalan ke perumahan kami ini diperbagus. Karena di sini menjadi sentral perekonomian masyarakat di wilayah Tanjunguncang,” katanya.

Salah satu pemilik servis elektronik, Hamzah, mengatakan, dirinya sudah 5 tahun menjalankan usahanya. Ia mengatakan, ekonomi di kawasan tersebut sangat maju.

“Banyak warga yang hilir mudik di sini. Sehingga akses masuk perumahan ramai dan dekat dengan perusahan. Orang mau keperluan apa saja sudah ada di sini, lengkap pokoknya,” tuturnya.

Salah satu pemilik pangkas rambut, Jamal, mengatakan, aktivitas di area tersebut sangat ramai pada pukul 4 sore hingga malam hari.

“Komplek ini sudah seperti pasar, banyak orang lalu lalang. Alhamdulillah saya hidup dari pangkas ini. Masyarakat tak perlu lagi ke Fanindo jauh-jauh. Semua sudah lengkap disini,” katanya.

Hal senada dikatakan Dahlia. Pemilik loket pembayaran itu mengatakan, semua kebutuhan masyarakat sudah tercukupi di area perumahan tersebut.

“Tak usah jauh-jauh. Mau bayar apa saja bisa di sini. Pasar rakyat juga ada di komplek ini,” sebutnya.

Reporter: Dalil Harahap

UPDATE