
batampos – Setelah menunggu hampir dua bulan lamanya, akhirnya minyak goreng murah dalam kemasan atau minyak goreng bersubsidi bakal digelontorkan untuk Kepri sebanyak 50 ton.
Harga minyak goreng kemasan sederhana itu akan dijual sesuai janji pemerintah yakni Rp 14 ribu per liter. Harga tersebut tentu jauh dari harga minyak goreng kemasan satu liter.
Dimana, sekarang untuk harga minyak goreng kemasan di pasaran Batam dijual berkisar Rp 18.000-20.000 per liter. Tingginya harga minyak goreng ini dirasakan masyarakat cukup memberatkan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, minyak goreng bersubsidi ini didistribusikan melalui PT Son di Batam.
”Tadi (kemarin) saya baru dari kantor untuk menghitung kebutuhan Kota Batam, setelah dapat informasi dari Kadisperindag Kepri. Untuk Kepri dapat 50 ton,” kata Gustian kepada Batam Pos.
Menurut Gustian, jatah minyak goreng kemasan sederhana ini dipastikan lebih besar untuk Batam. Mengingat, jumlah penduduk dan kebutuhan minyak goreng kemasan di Batam lebih tinggi dibanding daerah Kepri lainnya.
”Baru koordinasi dengan Disperindag Kepri, untuk Batam berapa banyak. Namun perkiraan saya, untuk Batam itu paling banyak, sekitar 80 persen. Sebab, kebutuhan Batam lebih tinggi. Mudah-mudahan daerah lain tak mau, jadi Batam bisa dapat semua,” terang Gustian.
Dikatakannya, minyak goreng itu akan dijual melalui operasi pasar di Batam. Untuk lokasi dan waktu masih akan dibicarakan dengan camat setempat. Namun yang pasti, minyak goreng murah ini pasti tersedia di pasar TPID 2 di Batuaji, dan TPID 3 di Tanjungpiayu.
”Insya allah minggu (pekan) ini sudah mulai dijual, rencana dijual melalui pasar murah dengan harga Rp 14 ribu per liter. Di pasar TPID 2 dan 3 juga ada. Minyak ini nanti akan didistribusikan melalui PT SON,” tegas Gustian.
Gustian berharap, adanya minyak goreng subsidi ini bisa lebih meringankan beban masyarakat, khususnya bagi warga Batam di saat harga minyak goreng sangat tinggi. Pembelian minyak goreng murah itu juga akan dibatasi.
”Namun sedang kami hitung. Yang jelas pedagang dan distributor tak boleh membeli. Khusus untuk masyarakat,” imbuhnya.
Salah seorang warga, Nurul yang tinggal di Tiban, Sekupang, menyambut baik kabar adanya minyak goreng murah di Batam seharga Rp 14 ribu. Mengingat saat ini, harga minyak goreng per liter bisa sampai Rp 20 ribu.
”Senang lah kalau memang ada, semua pada naik. Hampir 100 persen naiknya dibanding harga biasa,” katanya.
Ia berharap, minyak goreng murah itu nantinya bisa dengan mudah didapatkan. Jangan sampai, karena murah minyak goreng itu tetap susah didapatkan.
”Mudah-mudahan dipermudah, kalau lokasi belinya susah ya sama saja bohong. Jadi berharap tempat belinya yang mudah dijangkau masyarakat,” pungkasnya.
Reporter: Yashinta

