Minggu, 26 April 2026

Pandemi Covid-19 Bukan Penghalang untuk Taat Menjalankan Salat Lima Waktu

Berita Terkait

Warga Perumahan Marina Green RW 18, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji mengadakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 H di Masjid Baitul Istiqomah, Minggu (27/2/2022) malam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Warga Perumahan Marina Green RW 18, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji mengadakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 H di Masjid Baitul Istiqomah, Minggu (27/2/2022) malam.

Acara Isra Mi’raj dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran, Dzikir dan doa bersama, kemudian dilanjutkan pembagian hadiah bagi para juara perlombaan rebana, lomba lagu kasidah dalam menyambut datangnya Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 H.

Lurah Tanjunguncang, Tengku Akbar, mengajak umat Islam khusunya yang berada di Tanjunguncang, memahami esensi Isra Mi’raj sebagai pemurnian diri (revolusi mental), agar lebih taat beribadah meneladani perjalanan Nabi Muhammad SAW.

Dia mengatakan, ancaman Pandemi Covid-19 bukan sebuah penghalang umat Islam untuk tidak taat menjalankan salat lima waktu.

“Diharapkan melalui peringatan Isra Mi’raj ini dapat dijadikan pedoman hidup yang lebih baik dalam menghadapi pandemi Covid-19,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh umat Islam dan sesama komponen masyarakat kelurahan Tanjunguncang, untuk hidup rukun, mampu menjaga perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap patuh pada protokol pencegahan COVID-19. Dia berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam menekan tingginya angka kasus positif Covid-19 di Kelurahan Tanjunguncang.

“Jangan pernah abai terhadap protokol kesehatan. Tanjunguncang saat ini zona merah,” katanya.

Ustad Azam, dalam ceramah Agama menceritakan, Isra Mi’raj adalah peringatan dua peristiwa berbeda yang sangat penting dalam ajaran Islam.

Dalam kejadian Isra diceritakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa.

Kemudian lanjut dari bumi menuju langit ke tujuh dan Sidratul Muntaha hanya dalam waktu satu malam untuk mendapatkan perintah salat lima waktu.

“Peristiwa ini dituliskan dalam kejadian Miraj. Bagi umat muslim dalam kehidupan sehari-hari, agar memperbanyak dzikir. Jangan pernah meninggalkan salat wajib 5 waktu,” katanya.

Reporter: Dalil Harahap

UPDATE