Jumat, 8 Mei 2026

Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia Bertambah

Berita Terkait

Ilustrasi: Petugas RSUD Embung Fatimah membawa peti jenazah pasien Covid-19 untuk dimakamkan beberapa waktu lalu. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Kota Batam kembali bertambah. Hari ini Rabu (31/8/2022) tercatat ada dua pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Selain itu kasus aktif juga bertambah sebanyak delapan orang dan pasien yang sembuh tercatat juga meningkat sebanyak tujuh orang.

“Kembali kita sampaikan per hari ini sebanyak dua pasien tercatat meninggal dunia akibat Covid-19 di Kota Batam,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi.

Disebutkan dua pasien meninggal itu adalah, ibu rumah tangga berusia 65 tahun warga Taman Baloi Batam Kota. Pasien meninggal di rumah Sakit Awal Bros dan belum mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Sela jutnya pasien kedua, laki-laki usia 78 tahun warga Kawasan Nagoya City, Lubuk Baja. Pasien sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam dan statusnya juga belum mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Sementara itu untuk pasien baru per hari ini ialah, perempuan berusia 26 tahun warga Bengkong Laut. Pasien terkonfirmasi bergejala baru dan telah divaksin Booster. Lalu laki-laki usia 35 tahun warga Sungai Lekop. Ia juga terkonfirmasi bergejala baru dan sudah divaksin dosis pertama dan kedua.

Selanjutnya, laki-laki 29 tahun warga Taman Baloi, terkonfirmasi bergejala baru dan sudah di Booster. Lalu, perempuan 34 tahun warga Kampung Seraya terkonfirmasi tanpa gejala dan sudah di Booster. Ada juga laki-laki 56 tahun warga Belian terkonfirmasi bergejala baru dan belum divaksin. Selanjutnya, perempuan 56 tahun warga Belian dan juga terkonfirmasi bergelaja dan sudah Booster.

Pasien selanjutnya, bayi 1 tahun warga Belian Batam Kota terkonfirmasi bergejala baru dan juga belum mendapatkan vaksinasi Covid-19. Terakhir, perempuan 31 tahun warga Tanjung Piayu yang terkonfirmasi bergejala baru dan sudah di Booster.

“Dari delapan pasien baru hari ini tujuh diantaranya bergejala dan satu tidak bergejala. Lima Pasien isolasi mandiri dan tiga lainnya dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19,” tuturnya.

Berdasarkan  penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh cluster dapat disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktifitas sehari-hari.

Sehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai cluster tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

“Kami tidak henti mengingatkan dan menghimbau kembali guna kemaslahatan bersama masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap dirumah saja dan jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup,” ucap Didi.(*)

Reporter: Rengga Yulianda

UPDATE