
batampos– Kasus infeksi virus Covid-19 belum sepenuhnya berakhir di Kota Batam. Hal ini menyusul setelah adanya penambahan lima warga Batam yang terpapar virus tersebut pada Jumat (28/1).
Kedua pasien itu adalah warga Kecamatan warga Batam Kota. Kondisi ini membuat peta zonasi penyebaran virus Covid-19 berubah. Dimana, sebanyak 12 kelurahan dari 64 kelurahan di Batam saat ini berzona kuning.
“Ya, ada tambahan lima orang terkonfirmasi positif Covid-19 sepanjang 24 jam terakhir ,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid-19 Batam Didi Kusmarjadi, Jumat (28/1).
BACA JUGA: 202 Warga Kepri dan PMI Terpapar Varian Baru Covid-19, 8 Diantaranya Positif Omicron
Sementara itu sepanjang 24 jam terakhir juga terdapat tambahan delapan pasien sembuh dan tidak ada pasien meninggal dunia. Sehingganya dengan demikian kasus aktif di Batam saat ini turun jadi 19 kasus dengan rasio 0,073 persen.
“Kita ingatkan ke masyarakat prokes tetap harus dijalankan. Tetap memakai masker, jaga jarak serta mengurangi mobilitas,” imbau Didi. Saat ini 19 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 menjalani perawatan di rumah sakit dan Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang.
Didi menyebutkan, sampai saat ini jumlah pasien Covid-19 di Kota Batam mencapai 25.888 orang. Dimana, 25.027 orang dinyatakan sembuh serta sebanyak 842 orang lainnya meninggal dunia.
Didi menambahkan, kecamatan Batam Kota menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi yakni sebanyak delapan orang. Lalu Bengkong dan Lubukbaja masing-masing tiga kasus, Batuampar dan Nongsa masing-masing yakni dua kasus dan Sagulung satu kasus aktif.
Selanjutnya, sampai hari ini, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam telah memeriksa 518.444 RDT Antigen, dengan hasil 509.981 negatif dan 8.463 lainnya positif. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra



