Senin, 20 April 2026

202 Warga Kepri dan PMI Terpapar Varian Baru Covid-19, 8 Diantaranya Positif Omicron

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pengujian sempel covid di BTKLPP Batam

batampos– Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam catat ada 202 warga Kepri dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang positif varian Covid-19. Delapan orang diantaranya terpapar varian Omicron. Untuk varian Omicron terdeteksi sejak tanggal 19 Januari lalu dengan perincian; dua orang Pekerja Migran Indonesia dan enam warga Kepri.

BACA JUGA: Sopir Travel Rombongan Presiden di Bintan Positif Covid Probable Omicron

“Yang dua PMI itu terdeteksi tanggal 19 Januari. Sisa enam orang itu terdeteksi, Rabu (26/1). Dari enam orang itu empat diantaranya warga Batam, dua lain warga Bintan dan Karimun,” ujar kepala BTKLPP Batam Budi Santosa saat dijumpai di kantor BTKLPP Batam di Sagulung, Kamis (27/1).

Sementara 194 orang lain adalah mereka yang terpapar varian Alpha dan Delta. Untuk Alpha sebanyak 10 orang dan Delta sebanyak 184 orang. “Untuk Alpha dan Delta ini data keseluruhan dari sebelumnya. Terakhir terdeteksi tanggal 17 Januari,” ujar Budi.

Mereka yang terpapar varian Covid-19 ini umumnya adalah PMI yang baru kembali ke tanah air. Untuk rombongan PMI ini, Satgas Penanganan Covid-19 dan BTKLPP memberikan perhatian yang lebih sebab, rentan membawa masuk Covid-19 baik varian ataupun non varian. Selain dikarantina selama sepuluh hari mereka juga harus menjalani dua kali pemeriksaan swab. Untuk sampel PMI yang positif dilakukan pemeriksaan ulang lagi bersama Litbangkes. Pemeriksaan ulang ini meliputi pemeriksaan polymerase chain reaction dengan metode S-gene target failure (SGTF) dan pemeriksaan sistem whole genome sequencing (WGS) untuk mendeteksi varian virus Corona yang dilakukan di Litbang kesehatan di Jakarta.

“Sebagai upaya pencegahan, jadi memang harus diperiksa berulang kali. Jumlah sampel PMI yang masuk juga masih tinggi diangka 300 hingga 400 perhari,” ujar Budi.

Mereka yang terpapar Covid-19 masuk kategori varian sebut Budi sudah ditangani dengan baik oleh Satgas Penanganan Covid-19 di Daerah.

Sementara untuk data pemeriksaan sampel PMI yang masuk sepanjang Januari ini mencapai angka 9.017 sampel. Dari jumlah tersebut yang dinyatakan positif baik varian ataupun non varian sebanyak 427 orang.
“Data total sampel masuk secara umum (PMI dan Masyarakat Kepri) sepanjang Januari ada sekitar 10 ribuan orang dan yang positif sebanyak 449 orang,” tutur Budi.

Meskipun jumlah sampel yang masuk cukup banyak, proses pemeriksaan sampel di BTKLPP Batam tetap berjalan dengan baik. Selain memiliki mesin PCR yang mencukupi, BTKLPP Batam juga sudah memiliki peralatan untuk pemeriksaan SGTF.

“Alhamdulillah sejauh ini berjalan dengan lancar. Kita juga sudah punya alat SGTF. Tinggal WGS yang belum. Untuk WGS ini mungkin Maret atau April sudah ada. Bantuan dari Kementerian,” tutur Budi. (*)

Reporter: Eusebius Sara

UPDATE