batampos.co.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Provinsi Kepulauan Riau sepakat dan meminta KH Said Aqil Sirajd untuk tetap menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Gani Lasya, mengatakan, PCNU se-Kepri berkumpul dan berdiskusi untuk menyikapi perkembangan Muktamar ke-34 NU yang akan di laksanakan di Lampung pada 23 hingga 25 Desember 2021 mendatang, dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan keputusan bagi kemaslahatan umat.
“Kami atas nama NU Kepri bersepakat untuk membuat rekomendasi yang akan kami sampaikan ke PBNU terkait perkembangan Muktamar ke-34 NU yang akan datang,” ujarnya, Minggu (7/11/2021).
Ia menjelaskan, salah satu hasil kesepakatan malam ini adalah berharap muktamar dapat berjalan dengan sejuk dan damai sebagaimana yang di contohkan oleh para masayikh NU terdahulu.
“Jangan sampai muktamar ini ternodai oleh ambisi dan nafsu berkuasa dengan menghalalkan segala cara untuk meraihnya tanpa mengindahkan tradisi NU yang sangat kental dengan budaya pesantren yang santun dan berakhlaqul karimah,” tambah Ketua PCNU Bintan, Kyai Nu’ Man.
Sekretaris PWNU Kepri, Herianto, mengatakan, pihaknya sepakat untuk memberi dukungan kembali kepada Said Aqil Sirajd untuk memimpin NU lima tahun ke depan.
“Kita berharap Muktamar NU yang akan datang berjalan secara kondusif, sejuk dihati, dan membawa kedamaian untuk semua dengan mengedepankan akhlaqul karimah,” tuturnya.
Selain itu, Ketua PCNU Kabupaten Kepulauan Anambas, Masykur, mengatakan, selama dua periode memimpin PBNU, KH Said Aqil Sirajd, telah banyak membawa perubahan dan kemajuan di NU.
Mulai dari terbentuknya banyak Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) di seluruh Indonesia, Rumah Sakit dan Klinik NU.
“Pada kepemimpinan beliau (KH Said Aqil Sirajd,red) laporan keuangan NU diaudit oleh akuntan publik yang independen,” paparnya.
Tidak hanya itu, kiprah KH Said Aqil Sirajd dikancah internasional lanjutnya, sudah tidak diragukan lagi.
Bahkan pernah menjadi Vice President Religion for Peace sejak tahun 2019 hingga sekarang masih dipertahankan dan masih banyak prestasi lainnya.
“Selain itu, dan saya kira ini yang lebih penting dan sangat membanggakan kami selaku pengurus di bawah. Yaitu dari segi keilmuan sangat luar biasa. Walaupun banyak dihujat dan dibully, beliau tetap santai dan tidak pernah marah bahkan dijawab dengan menunjukkan dalil-dalil baik naqli maupun aqli dan membuat orang yang membully tidak berdaya lagi,” paparnya.
PCNU Kepri kata dia, sangat bangga dengan KH Said Sirajd. Karena disamping prestasi dalam hal organisasi dan segi keilmuan yang sangat luar biasa,
“Sanadnya jelas tidak di ragukan lagi. Itulah yang membuat kami (NU Kepri,red) secara mufakat tetap meminta beliau untuk tetap memimpin NU lima tahun yang akan datang”, ujarnya.
Selain meminta KH Said Said Aqil Sirajd untuk kembali memimpjn PBNU lima tahun kedepan, Ketua PWNU dan tujuh Ketua PCNU Kepri berharap Muktamar ke-34 NU berjalan lancar dan dimudahkan semua prosesnya.
Serta menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa NU lebih maju dan lebih baik di masa yang akan datang.
Rekomendasi dan kesepakatan PWNU dan PCNU se-Kepri ini kan disosialisasikan kepada PWNU dan PCNU daerah lain untuk bersama-sama diperjuangkan di Muktamar Ke-34 NU yg akan dilaksanakan pada tanggal 23 hingga 25 Desember 2021 di Lampung nanti,” jelasnya.(esa)

