Senin, 11 Mei 2026

Pengusaha Singapura Berminat Bangun Bunker Minyak di Batam

Berita Terkait

Wakil Ketua Kadin Batam yg juga owner dari PT Riau Bangun Percaya, Amirullah, menyerahkan Company Profile PT. Riau Bangun Percaya sebagai tanda siap menerima investasi asing guna pengembangan usaha perusahaannya. Foto: Galih Adi Saputro/Batam Pos

batampos – Dibukanya pintu perbatasan Batam-Singapura mendatangkan berkah bagi Batam. Terbukti, investor Singapura langsung masuk ke Batam difasilitasi oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam untuk berinvestasi.

Selasa (19/4/2022) sore di Kadin Batam, Batam Centre, investor Singapura yang bernaung di wadah PT East Asia Group yang dipimpin Chairman/CEO-nya, Andy Chong dan Chairman A+3 Consultancy Singapura Mr Tan Kee Boon langsung bertemu Wakil Ketua Kadin Batam, Amirullah dan Sekretariat Kadin Batam, Roy.

Wakil Ketua Kadin Batam, Amirullah, mengatakan, pertemuan dengan investor Singapura dimaksudkan untuk menjajaki sejumlah peluang investasi di Batam.

Dia menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut, investor Singapura tersebut menyampaikan minatkan guna berinvestasi di sektor energi dan pembangunan bunker oil dengan kapasitas 25 ribu ton.

Ketertarikan investor Singapura di dua sektor tersebut tidak lain dikarenakan PT East Asia Group memang bergerak di bisnis minerals & mining, e-wastes & jewelers dan ekspor dan import.

PT East Asia Group bahkan secara khusus menyampaikan ketertarikan dalam pembangunan bunker oil dikarenakan bisnis tersebut sangat menjanjikan.

“Bahkan dalam kesempatan perdana mereka ke Batam, kami langsung mengajak investor Singapura tersebut meninjau lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan bunker oil berkapasitas 25 ribu ton. Tujuan kami membawa mereka tidak lain untuk segera dapat mewujudkan investasi itu secara nyata,” paparnya.

Ditambahkan Amirullah, pihaknya juga menyampaikan company profil perusahaan lokal yang menjadi mitra investor Singapura tersebut saat berinvestasi di Batam.

Perusahaan mitra lokal investor tersebut yaitu PT Riau Bangun Percaya yang siap menerima investasi asing guna pengembangan perusahaannya.

“Kebetulan saya merupakan owner PT Riau Bangun Percaya,” ujarnya.

Dia menyebutkan bahwa cukup banyak sektor investasi yang tersedia di Batam yang diminati investor. Sektor itu meliputi galangan kapal, fabrikasi oil & gas, produksi aspal, ready mix (beton) bahkan ship repair.

Namun, lebih daripada itu, Amirullah berharap kunjungan investor itu bisa berlanjut dengan merealisasikan investasinya.

Kadin Batam, kata Amirullah, bisa berperan memfasilitasi investor yang ingin berinvestasi di Batam bertemu dengan Pemko Batam dan BP Batam terkait regulasi investasi.

Bahkan, investor juga bisa menjalin kemitraan dalam rangka verifikasi mitra lokal yang ingin bermitra dengan investor asing.

Dalam kesempatan tersebut, Amirullah juga menyampaikan apresiasi terhadap investor Singapura yang datang ke Batam baik PT East Asia Group dan A+3 Consultancy Singapura.

Kedatangan investor Singapura ke Batam itu sekaligus membawa harapan baru bagi Batam sekaligus membuktikan bahwa Batam masih diminati investor.

“Terima kasih Pak Andy Chong dan Mr Tan Kee Boon yang sudah datang ke Batam dan semoga minat berinvestasi itu bisa direalisasikan,” katanya.

Sementara itu, Chairman/CEO PT East Asia Group, Andy Chong, menyampaikan, terima kasih karena sudah diterima oleh Kadin Batam dan mendapat penjelasan terkait peluang investasi di Batam.

Andy mengaku perusahaan yang dibawa lini bisnisnya tidak hanya bergerak di sektor energi dan bunker oil tapi juga di berbagai sektor lain.

Sektor itu meliputi pembangunan galangan kapal, ekspor impor, fabrikasi dan lainnya.

Namun, salah satu sektor yang cukup membuatnya tertarik yaitu pembangunan bunker minyak dengan kapasitas hingga 25 ribu ton di Batam.

“Bahkan kami bisa mengajak mitra bisnis kami di Singapura dan bahkan China guna berinvestasi di luar core business kami jika peluang itu memang besar di Batam,” ungkapnya.

Terpisah, Chairman A+3 Consultancy, Mr Tan Kee Boon, mengatakan, saat ini Batam masih menjadi magnet bagi investor asing dimana hal itu tampak dari kedatangan mitra bisnisnya dari Singapura.

“Selain Batam, Papua juga diminati investor. Kami akan segera menggelar eksebisi bisnis di Batam dan Pemerintah Papua berminat untuk ikut serta,” ujarnya.

Mr Tan mengaku pihaknya mendapat support dari mitra bisnisnya di Singapura dan China dalam menggelar eksebisi bisnis skala internasional di Batam.

“Pada eksebisi bisnis yang digelar di Batam dalam beberapa waktu ke depan, maka investor global akan hadir dan masuk ke Batam dan ini akan bermanfaat dalam penyerapan tenaga kerja dan menggerakkan sektor riil,” pungkasnya.(*)

Reporter: Galih Adi Saputro

UPDATE