Senin, 4 Mei 2026

Pertamina Pastikan Belum Ada Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi di Kepri

Berita Terkait

Ilustrasi. Kendaraan antre mengisi BBM di SPBU Batam Center, Minggu (19/4). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali mencuat. Namun hingga Minggu (3/5) sore, Pertamina memastikan belum ada kebijakan kenaikan harga di wilayah Kepulauan Riau.

Marketing Support Media Pertamina Kepri, Galuh Anjasmara, menegaskan bahwa penetapan harga BBM sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat. Pihaknya di daerah hanya menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan.

“Penetapan harga BBM dikontrol oleh pemerintah pusat. Kami di daerah mengikuti arahan tersebut, termasuk untuk wilayah Kepri dan Batam,” ujarnya, Minggu (3/5).

Menurut Galuh, hingga saat ini belum ada pemberitahuan resmi terkait rencana kenaikan harga BBM nonsubsidi. Ia menyebut, biasanya informasi penyesuaian harga baru diterima dalam waktu singkat sebelum diberlakukan.

“Biasanya informasi kami terima sekitar satu jam sebelum penyesuaian. Tapi sampai Minggu sore ini belum ada informasi kenaikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyesuaian harga BBM nonsubsidi selama ini mengacu pada pergerakan harga minyak dunia. Jika terjadi kenaikan harga global, maka penyesuaian di dalam negeri berpotensi dilakukan.

“Kalau harga minyak dunia naik, biasanya akan diikuti penyesuaian di dalam negeri,” katanya.

Sebelumnya, penyesuaian harga BBM nonsubsidi terakhir diberlakukan pada 18 April 2026. Kebijakan tersebut hanya berlaku untuk sektor ritel, sementara harga BBM untuk kebutuhan industri tidak mengalami perubahan.

Untuk wilayah Kepri non-Free Trade Zone (FTZ), harga BBM saat ini tercatat Pertamax Rp12.900 per liter, Pertamax Turbo Rp20.250, Dexlite Rp24.650, dan Pertamina Dex Rp24.950. Sedangkan di Batam yang berstatus FTZ, harga lebih rendah, yakni Pertamax Rp11.750, Pertamax Turbo Rp18.450, Dexlite Rp22.450, dan Pertamina Dex Rp22.700.

Meski sebelumnya sempat terjadi kenaikan signifikan pada beberapa jenis BBM, Pertamina memastikan seluruh kebijakan harga tetap mengacu pada regulasi pemerintah serta mempertimbangkan dinamika pasar energi global. Masyarakat diimbau menunggu informasi resmi terkait perkembangan harga BBM selanjutnya. (*)

ReporterYashinta

UPDATE