Selasa, 28 April 2026

Polisi Datangi Sekolah, Ajak Pelajar Jauhi Balap Liar dan Kenakalan Remaja

Berita Terkait

Jajaran Polresta Barelang sosialisasi bahaya balap liar dan kenakalan remaja di sekolah. F. Humas Polres untuk Batam Pos

batampos –Upaya menekan kenakalan remaja di kalangan pelajar terus dilakukan jajaran Polresta Barelang dengan mendatangi lingkungan sekolah. Melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas), polisi memberikan pembekalan kepada pengurus OSIS SMA Negeri 20 Batam sebagai langkah preventif mencegah perilaku menyimpang seperti bullying dan balap liar di kalangan remaja.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (27/4) itu diikuti para pengurus OSIS bersama sejumlah guru dengan suasana yang interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti penyampaian materi yang dikemas secara komunikatif agar mudah dipahami oleh kalangan pelajar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Satbinmas Polresta Barelang di bawah penanggung jawab Kasat Binmas Polresta Barelang AKP Betty Novia. Kehadiran polisi di sekolah diharapkan menjadi bentuk pendekatan langsung kepada pelajar agar pesan tentang pentingnya menjaga ketertiban dapat diterima sejak dini.

Dalam pembekalan itu, polisi menyoroti maraknya kenakalan remaja yang masih terjadi di Kota Batam, terutama kasus perundungan di lingkungan sekolah dan aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat. Kedua persoalan itu dinilai perlu ditangani bersama karena dapat berdampak buruk terhadap masa depan generasi muda.
Kasat Binmas Polresta Barelang AKP Betty Novia mengatakan pengurus OSIS memiliki peran penting dalam membangun lingkungan sekolah yang aman. Menurutnya, para siswa yang tergabung dalam organisasi sekolah bisa menjadi penggerak untuk mencegah munculnya tindakan negatif di kalangan teman sebaya.
“Kami berharap para pengurus OSIS dapat menjadi pelopor dalam mencegah tindakan bullying maupun balap liar, serta mampu menjadi contoh positif bagi rekan-rekannya di sekolah,” ujar Betty.

Salah seorang pengurus OSIS SMA Negeri 20 Batam, Nabila, mengaku kegiatan tersebut memberikan pemahaman baru bagi para siswa mengenai dampak kenakalan remaja. Menurutnya, kehadiran polisi di sekolah membuat pelajar lebih memahami bahwa tindakan seperti balap liar dan perundungan bukan sekadar pelanggaran tata tertib, tetapi juga dapat berujung pada masalah hukum.
“Kami jadi lebih paham bahwa tindakan yang dianggap bercanda atau sekadar ikut-ikutan bisa berdampak besar. Kami ingin ikut membantu mengingatkan teman-teman agar tidak terlibat dalam bullying maupun balap liar,” ungkapnya.

Melalui kegiatan pembinaan seperti ini, Polresta Barelang menegaskan komitmennya untuk terus hadir di lingkungan pendidikan guna membentuk karakter pelajar yang disiplin, sadar hukum, dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di Kota Batam.(*)

UPDATE