Kamis, 30 April 2026

Puncak Arus Balik, Hampir 2.000 Penumpang Turun di Batam

Berita Terkait

Ilustrasi. Personel Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam melaksanakan pengamanan kedatangan dan keberangkatan KM Kelud di Pelabuhan Batu Ampar, Batam. Foto: Humas KKP untuk batampos.co.id

batampos – Puncak arus balik libur tahun baru 2022 terjadi Rabu (5/1). Sebanyak 1.983 penumpang kapal Pelni dari Pelabuhan Belawan, Medan, terpantau turun di Pelabuhan Batuampar, Batam.

Pantauan di lokasi, para penumpang domestik itu terlihat memadati terminal kedatangan Pelabuhan Batuampar, Batam.

Kapolsek Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) AKP Yusriadi Yusuf mengatakan, Kapal Kelud tiba di Pelabuhan Batuampar, Batam sekitar pukul 10.09 WIB. Kapal ini selanjutnya bertolak ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Dari data terlihat, penumpang yang turun sebanyak 1.983 orang. Sementara itu penumpang naik 268 orang dan penumpang transit 120 orang.

“Jumlah itu meningkat tajam dibandingkan kedatangan pada Minggu (2/1) lalu yang sebanyak 11 orang,” ujar Yusuf usai melaksanakan pengamanan kedatangan KM Kelud, Rabu (5/1).

Dilanjutnya, dalam kegiatan pengamanan ini pihaknya melibatkan Polsek Kawasan Pelabuhan, Kanpel Batam, Bea Cukai, Kantor Kesehatan Pelabuhan Batam, Ditpam BP Pelabuhan Batam.

“Pengamanan ini kita tujukan agar masyarakat merasa aman dan nyaman dengan hadirnya polisi di sekitar masyarakat dengan cara memberikan pelayanan pengamanan,” ungkap Yusuf.

Selanjutnya dilakukan juga pemeriksaan dan razia secara acak terhadap barang bawaan penumpang. Hal ini untuk antisipasi dan pencegahan terjadinya tindak pidana Narkoba dan barang terlarang lain.

Disamping itu personil KKP Batam juga menyampaikan himbauan protokol kesehatan kepada masyarakat, selalu menjaga jarak, rajin mencuci tangan, selalu memakai masker serta tidak berkumpul kumpul sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona.

“Himbauan prokes tetap dilakukan, bersama sama kita memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 ini,” pungkas Yusuf. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

UPDATE