Minggu, 3 Mei 2026

Registrasi Ulang Makam di TPU Seitemiang Gratis

Berita Terkait

Warga melakukan registrasi makam sanak saudaranya di kantor Yayasan Khairul Ummah Madani, selaku pen-
gelola pemakaman umat muslim di TPU Seitemiang Tanjungriau, Sekupang, Selasa (30/11/2021). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Yayasan Khairul Ummah Madani selaku pengelola permakaman umat muslim di TPU Seitemiang, mulai didatangi masyarakat yang akan meregistrasi ulang pemakaman.

Sekitar 200 ahli waris yang datang melakukan registrasi makam kerabat atau keluarga mereka sepanjang awal pekan kemarin.

Ketua Yayasan Khairul Umma Madani, Khudri Syam, menuturkan, registrasi ulang pemakaman ini bertujuan untuk penertiban administrasi dan data makam yang ada di TPU Seitemiang khususnya pemakaman umat muslim.

Pendataan ulang sangat membantu pihak pengelola terkait solusi dan rencana jangka panjang ke depan.

”Solusinya memang harus ada lahan pemakaman baru, cuma sebelum ke tahap itu kami harus membenahi dulu data pemakaman yang sudah ada ini. Banyak sekali makam yang sudah tak diurus oleh ahli waris, jadi itu yang mau kami tertibkan, biar terurus pemakaman ini,” ujar Khudri Syam, Selasa (30/11/2021).

Dijelaskan Khudri, penataan dan pendataan ulang makam ini dikhususkan untuk makam yang usianya sudah di atas 10 tahun. Makam-makam tua ini umumnya sudah tak diurus oleh ahli waris.

Pengelola ingin agar ini semua didata ulang sehingga pengelolah memiliki informasi pasti terkait siapa ahli warisnya.

”Karena seperti yang kita ketahui bersama, lahan TPU Seitemiang ini sudah habis. Upaya pendataan bisa saja jadi acuan bagi pengelola untuk menimpa pemakaman tua yang tak terurus tadi jika memang belum ada solusi jangka panjang yang pasti. Itu baru sebatas wacana (rencana penimpahan makam), tapi yang pasti saat ini kami bereskan dulu data ahli warisnya,” tuturnya

Sekretaris yayasan Khairul Umma, Zailani, menambahkan, pendataan ulang makam ini tidak dipungut biaya sepeserpun.

Ahli waris cukup datang melengkapi kembali data makam keluarga atau kerabatnya kepada pengurus.

”Tak ada biaya apapun, datang cuma pastikan saja data-data ahli waris dan makam keluarga atau kerabatnya di blok apa nomor berapa. Data pemakaman di sini sudah sistem komputerisasi cuma banyak sekali yang tak ada data ahli warisnya. Ada yang hilang kabar sama sekali, ada yang sudah meninggal juga. Bahkan ada yang sudah pindah ke luar negeri. Ini yang mau kami benahi agar semua makam di sini ada yang mengurusnya (dari ahli waris),” katanya.

Jumlah makan yang untuk umat Muslim di TPU Seitemiang sekitar 19 ribuan makam. Sebagian besar usianya sudah di atas 10 tahun.

Lahan pemakaman yang tersisa tinggal sepetak lagi dan diprediksi sudah habis terpakai sebelum akhir tahun.

Reporter: Eusebius

UPDATE