Minggu, 19 April 2026

Rehabilitasi Pada Pasien Stroke

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Fisioterapi di Rs Awal Bros Batam. (F.Istimewa)

batampos – Stroke diketahui merupakan kondisi serius yang terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah atau aliran darah kebagian otak terhalang oleh pembekuan darah. Seseorang yang mengalami kondisi tersebut sering kali mengalami penurunan fungsi otak yang berakibat terganggunya fungsi dari alat gerak tubuh, kesulitan mengingat, gangguan keseimbangan, kesulitan berbicara dan sebagainya.

Mengembalikan kemampuan tubuh setelah terserang stroke merupakan proses yang panjang, serta membutuhkan kesabaran, kerja keras dan komitmen. Stroke tidak hanya menjadi penyakit yang dapat menyerang fisik, namun juga mental penderitanya. Hal ini membuat pasien stroke membutuhkan rehabilitasi medik serta dukungan dari keluarga.

“Pasien stroke setelah serangan harus mengikuti serangkaian terapi yaitu fisioterapi. Tujuannya untuk memperbaiki bagian tubuh yang lemah atau tidak berfungsi akibat rusaknya pembuluh darah. Dengan fisioterapi yang rutin dan rajin, masih ada harapan bagi pasien stroke untuk bisa pulih beraktivitas secara mandiri,” ungkap Koordinator Fisioterapi RS Awal Bros Batam, Rosyid Nurkholis, Jumat (10/12).

Ia menerangkan, waktu yang paling tepat untuk segara memulai terapi pasca stroke adalah 24 sampai 48 jam asalkan kondisi umum pasien sudah lebih stabil. Waktu awal pemulihan fungsional geraknya adalah 3 sampai 6 bulan setelah terjadinya serangan.

“Fisioterapi stroke dapat membantu untuk mendapatkan kembali kekuatan dan kemampuan untuk menggerakkan tubuh,”jelasnya.

Neurofisioterapi adalah spesialisasi fisioterapi yang disebabkan oleh kerusakan pada otak dan sistem saraf seperti pada stroke.

“Umumnya fisioterapi stroke dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan pasca terjadinya stroke dan menghindari komplikasi yang bisa memperlambat proses pemulihan,” ujarnya.

Dalam program fisioterapi stroke, terapis juga akan memberi tahu bagaimana posisi yang tepat untuk berbaring dan juga cara duduk yang aman. Selain itu, terapis akan membantu memotivasi Anda untuk terlibat aktif dan mempelajari gerakan-gerakan normal tubuh dalam setiap sesi fisioterapi stroke.

Fisioterapi stroke bisa dimulai 24 jam setelah serangan. Di waktu tersebut, akan didorong dan dimotivasi untuk dapat bangun dan bergerak semampunya. “Untuk kasus stroke yang ringan, fisioterapi stroke biasanya fokus pada pencegahan komplikasi dan kemampuan untuk bergerak dan aktif kembali,” katanya.

Tahap awal pada fisioterapi yang ahli akan mengarahkan bagimana penderita stroke dapat kembali melakukan aktifitasnya sesuai fungsi yang dibutuhkannya. Nantinya pasien juga akan diarahkan ke spesialis bedah syaraf dan juga jantung guna mengetahui lebih lanjut kondisinya

“Ketika pasien dirawat akan diberikan penanganan baik secara syaraf guna mengetahui stroke yang dideritas apakah itu terdapat pendarahan pada pembuluh darah atau penyumbatan,” terangnya.

Jadi bagi warga Batam yang ingin berkonsultasi terkait fisioterapi stroke bisa menghubungi layanan RS Awal Bros Batam atau di sosial medianya. (*)

Reporter: Azis Maulana

UPDATE