
batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengimbau warga untuk tidak bereuforia dalam mengisi waktu libur sekolah, natal, dan tahun baru. Hal ini karena Batam masih dibayangi serangan gelombang ketiga Covid-19.
Beberapa waktu lalu terjadi keramaian dan penumpukan warga di salah satu tempat wisata yang saat ini tengah viral. Panitia tempat wisata mini zoo kesulitan untuk mengakomodir lonjakan pengunjung yang datang untuk berlibur.
“Ingat ya Covid-19 ini belum usai. Kalau kerumunan dan ada yang terpapar, kasus bisa naik lagi. Makanya saya minta kepada warga untuk berhati-hati soal menahan diri selama liburan ini,” kata Rudi, Selasa (21/12).
Pengelola tempat wisata juga diminta untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung. Hal ini bisa berupa pengaturan jadwal berkunjung di tempat wisata. Pihaknya memang belum menutup tempat wisata, namun harus dipahami bahwa menjaga diri dari paparan virus ini lebih baik.
“Saya tahu kondisi kalau warga Batam butuh liburan. Namun tolong sekali jaga diri, jaga protokol kesehatan, dan jangan sampai angka kasus kita naik lagi,” tegasnya.
Rudi menjelaskan, dampak buruk yang akan terjadi jika Batam kembali menghadapi lonjakan kasus. Pertama ekonomi akan sulit berkembang, tempat usaha dibatasi, jam operasional juga diatur. Hal tersebut pasti akan merugikan, padahal kondisi saat ini baru mulai pulih.
“Kita semua sudah pernah merasakan dampaknya. Ribuan pekerja kehilangan pekerjaan, pelaku usaha menutup usahanya. Pekerja tidak 100 persen aktif, dan kondisi ini berdampak terhadap pendapatan mereka. Ini akan merambat kemana-mana,” jelasnya.
Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini, berbagai tempat wisata di Kota Batam rentan menjadi lokasi keramaian. Apalagi adanya imbauan pemerintah untuk sebaiknya mudik saat akhir tahun demi menekan penyebaran Covid-19.
“Kadang-kadang kita lupa kalau lagi ramai orang lalu buka masker. Maka kurangilah tak perlu ramai-ramai. Kalau harus berkumpul, maka wajib pakai masker dan jaga jarak,” katanya.
Rudi khawatir, kalau gelombang ketiga terjadi, maka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan diterapkan lagi. Sehingga aktivitas ekonomi di Batam kembali lumpuh.
“Boleh rayakan akhir tahun tapi tak perlu beramai-ramai. Kalau mau rekreasi tolong jauhi keramaian. Saya minta betul soal ini. Karena semua sudah bekerja untuk menekan angka kasus sampai saat ini,” bebernya. (*)
Reporter : YULITAVIA

