Selasa, 12 Mei 2026

Sampah Meluber Tak Terangkut di Legenda Malaka

Berita Terkait

Sampah di Perumahan Legenda Malaka, Batam Centre, menumpuk hingga meluber ke pinggir jalan karena belum diangkut oleh petugas kebersihan dalam beberapa hari terakhir. Foto: Cecep Mulyana

batampos – Tumpukan sampah di kawasan Perumahan Legenda Malaka Blok A dan Blok B, Batam Kota, dikeluhkan warga karena meluber hingga keluar dari tong sampah. Kondisi tersebut disebut telah terjadi dalam beberapa hari terakhir dan menimbulkan ketidaknyamanan di lingkungan permukiman.

Salah seorang warga, Feri Sadono, mengatakan biasanya pengangkutan sampah di kawasan tersebut berjalan lancar dan dilakukan setiap hari. Namun belakangan, sampah terlihat menumpuk dan tidak lagi tertampung di tong yang disediakan warga.

“Nampaknya sudah lama tak diangkut, meluber-luber, sudah tak muat lagi tong sampah warga,” keluhnya.

Baca Juga: Bermain Saat Hujan Deras, 2 Anak Tewas Tenggelam di Waduk Piayu

Ia juga mempertanyakan apakah ada kendala pada armada pengangkut sampah, sebab menurutnya kondisi seperti itu sebelumnya jarang terjadi.

“Mungkin daerah lain juga sama. Apa ada kendala armada? Sebab sebelumnya tak begitu, selalu lancar,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam Dohar Mangalondo Hasibuan mengatakan pengangkutan sampah di kawasan Legenda Malaka tetap dilakukan setiap pagi, khususnya di beberapa titik utama.

“Itu tiap pagi diangkat. Yang di depan SMK dan yang dekat SLB itu,” kata Dohar, Senin (11/5) sore.

Baca Juga: Warga Mangsang Keluhkan PJU yang Rutin Padam Selama Setahun

Meski demikian, Dohar mengakui masih ada beberapa titik di kawasan Perumahan Legenda Malaka Blok A dan Blok B yang belum sempat terangkut. Ia memastikan petugas akan segera diturunkan untuk membersihkan tumpukan sampah tersebut.

“Sekarang kita angkut,” ujarnya.

Sebelumnya, DLH Batam menyatakan komitmennya untuk menjaga ritme pengangkutan sampah di kawasan permukiman. Pengangkutan ditargetkan minimal satu kali sehari atau paling lambat satu kali dalam dua hari agar tidak terjadi penumpukan sampah di lingkungan warga. (*)

 

 

ReporterM. Sya'ban

UPDATE