Minggu, 19 April 2026

Sempat Kabur ke Jakarta, Pemuda Penendang Pemotor di Sekupang Akhirnya Serahkan Diri

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pelaku yang menendang pemotor di Sungai Harapan Sekupang akhirnya menyerahkan diri ke pihak kepolisian. F. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Video viral yang memperlihatkan aksi seorang pemuda menendang pengendara sepeda motor di kawasan Jalan RE Martadinata, Sei Harapan, Kecamatan Sekupang, akhirnya menemui titik terang. Setelah melakukan penyelidikan selama sepekan, jajaran Polsek Sekupang berhasil mengungkap identitas pelaku dalam insiden yang sempat menghebohkan warga Batam tersebut.

Pelaku diketahui bernama Bayu, 21 tahun, yang diduga terlibat dalam rombongan remaja bermotor yang melintas di lokasi kejadian. Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, Bayu terlihat menendang seorang pengendara bernama Richard yang berusaha menghalau kelompok tersebut karena dinilai mengganggu pengguna jalan lainnya.

Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait bersama Kanit Reskrim Ipda Riyanto langsung menindaklanjuti laporan tersebut begitu video menjadi perhatian publik. Polisi kemudian memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri keberadaan pelaku yang sempat meninggalkan Batam usai kejadian.

Dari hasil penyelidikan, Bayu diketahui sempat melarikan diri ke Jakarta. Namun tekanan psikologis karena terus diburu aparat membuat pemuda tersebut akhirnya memutuskan kembali ke Batam dan menyerahkan diri ke Polsek
Sekupang pada Sabtu (18/4) siang.

Kapolsek Sekupang mengapresiasi langkah pelaku yang datang secara sukarela. Menurutnya, sikap kooperatif tersebut menjadi pertimbangan dalam proses hukum, meskipun kasus tetap berjalan karena korban telah membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.
“Yang bersangkutan datang sendiri ke Polsek Sekupang untuk menyerahkan diri. Ini kami apresiasi sebagai bentuk itikad baik, namun proses hukum tetap berjalan karena korban sudah membuat laporan,” ujar Kompol Hippal Tua Sirait.

Polisi saat ini masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara utuh kronologi kejadian. Selain memeriksa pelaku, penyidik juga akan kembali meminta keterangan dari korban guna memastikan motif dan pemicu insiden yang terjadi di tengah jalan tersebut.

Menurut keterangan sementara, Bayu mengaku tindakannya dipicu emosi sesaat. Ia menyebut sebelum penendangan terjadi, korban diduga lebih dahulu memukul dirinya dan beberapa rekannya menggunakan tongkat sekuriti saat mereka melintas sepulang dari kawasan Pantai Tanjung Pinggir.
“Spontan itu pak, karena saya kesal dipukul dari belakang oleh dia. Saya minta maaf atas keresahan dan kegaduhan dengan viralnya video tersebut. Saya berharap ada pintu maaf buat saya. Saya salah dan saya bertanggung jawab,” ujar Bayu di hadapan penyidik.

Meski demikian, polisi menegaskan penanganan perkara akan tetap mengacu pada proses hukum yang berlaku. Namun apabila nantinya terdapat perdamaian antara korban dan pelaku, penyidik menyatakan hal tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dengan melihat niat baik pelaku yang telah menyerahkan diri.(*)

UPDATE