
batampos – Sudah sepekan ini tidak ada kasus Covid-19 baru di Kepri. Kasus aktif hanya menyisakan satu pasien di Tanjungpinang. Hal ini membuat Kepri statusnya menjadi, daerah dengan penularan rendah kasus Covid-19.
“Memang benar, nol kasus dalam seminggu ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan, M Bisri, Minggu (16/1).
Walaupun statusnya dengan penularan rendah, namun, Bisri mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, bahwa ada potensi penularan. Sebab, ribuan orang datang ke Kepri setiap harinya. Sehingga ada kemungkinan Covid-19 dibawa dari luar Kepri.
“Pandemi ini merupakan perang panjang. Sehingga tidak bisa tuntas dalam jangka waktu pendek. Kami hanya bisa menyiapkan formula-formula, demi mengantisipasi lonjakan kasus,” ucapnya.
Baca Juga: Sepekan Lebih Tanpa Tambahan Kasus Baru, Batam Zona Hijau
Saat ini, Bisri mengatakan, setiap penemuan kasus Covid-19 yang baru, petugas kesehatan akan segera melokalisir. Sehingga kasus ini tidak menjadi episentrum Covid-19 di Kepri.
Salah satu kiat melokasir setiap kasus baru Covid-19, adalah dengan tracing yang masif. “Kami tidak ingin melewati satu pun orang, yang berinteraksi dengan pasien positif. Seratus orang akan kami tracing, jika memang kontaknya sebanyak itu,” ujarnya.
Sejauh ini, kata Bisri, temuan kasus baru kebanyakan adalah orang-orang sehabis melakukan perjalanan dari luar daerah.
Saat ditanya seberapa siap Kepri menyambut wisatawan mancanegara. Bisri mengatakan dengan kondisi saat ini, Kepri sangat siap. Karena, potensi penularan kasus sangat rendah.
“Sekarang menunggu keputusan dari pemerintah pusat, apakah kita bisa menerima wisman dari Singapura atau tidak. Semoga saja, sebab disisi kesehatan sudah bisa mengendalikan Covid-19. Sisi ekonomi harus digenjot, pariwisata salah satunya,” pungkas Bisri. (*)
Reporter: FISKA JUANDA

