
batampos – Seorang perempuan berusia 48 tahun menjadi kasus tambahan kematian akibat Covid-19 di Kota Batam, Minggu (24/4). Warga Kavling Taman Baloi, Kabil, Nongsa itu menghembuskan nafas terakhir setelah sebelumnya beberapa hari mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota.
“Ya, ada tambahan satu lagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19, meninggal dunia. Korban menjadi pasien yang ke 912 yang meninggal di Batam,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi kepada Batam Pos, Minggu (24/4).
Selanjutnya, ia menyebutkan, korban meninggal ini sudah divaksin dosis pertama.
Dengan bertambahnya satu pasien Covid-19 yang meninggal di Kota Batam, maka kasus aktif saat ini menjadi tiga orang. Rinciannya dua orang isolasi mandiri dan satu lainnya dirawat di rumah sakit. Pasien yang dirawat ini adalah mereka yang punya atau memiliki penyakit bawaan (komorbid).
Lantas bagaimana hubungan komorbid dengan pasien Covid-19 yang meninggal di Batam, Didi menjawab lebih dari setengah kasus kematian memiliki penyakit bawaan. Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam, sebanyak 464 korban meninggal memiliki komorbid. Sisanya 447 lainnya tidak memiliki penyakit bawaan.
Didi menyebutkan, diabetes melitus adalah penyakit bawaan tertinggi penyumbang meninggal dunia. Sebanyak 216 pasien covid meninggal punya penyakit bawaan diabetes melitus. Lalu 182 lain memiliki penyakit hipertensi dan pneumonia atau lebih dikenal dengan radang paru-paru yang angkanya capai 104 kasus kematian. Kemudian ada komorbid sindrom distres pernapasan akut dengan 49 kasus. Disusul ada komorbid gagal jantung atau dikenal dengan congestive heart failure, 38 kasus.
“Ada juga komorbid sepsis dan komorbid tekanan darah tinggi masing-masing ada 32 kasus kematian,” tambah Didi.
Kemudian menyusul pasien gagal ginjal kronis 16 kasus meninggal dan pasien dengan penyakit jantung koroner dan TBC masing-masing 15 kasus. “Ada juga penyakit lain seperti HIV, asma, paru, gagal ginjal serta penyakit lainnya,” sebut Kepala Dinas Kesehatan Batam tersebut. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra

