
batampos – Satgas Covid-19 mengeluarkan revisi Surat Edaran Nomor 7 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri. Berdasarkan adendum terbaru ini, PPLN yang telah menetap di Singapura minimal selama 14 hari, dapat memasuki beberapa entry point di Kepri dengan menunjukan surat negatif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan antigen.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar mengatakan aturan ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan. “Pastinya akan bertambah, sebab lebih mudah. Oleh sebab itu, wisman mari ke Kepri, sebab hanya syaratnya sudah gampang. Cukup antigen saja,” kata Buralimar, Selasa (19/4).
Buralimar cukup optimis dengan aturan ini. Sebab aturan tersebut, tidak hanya untuk WN Singapura saja. Tapi juga untuk ekspatriat yang ada di Singapura. “Saya harap aturan ini timbal balik, masuk Indonesia sudah antigen. Jadi wisman yang keluar dari Singapura, tidak perlu lagi gunakan PCR,” tuturnya.
Kemudahan aturan ini, kata Buralimar, buah dari perjuangan Gubernur Ansar Ahmad. Ia mengatakan gubernur Kepri itu sering bolak balik Jakarta, untuk melakukan lobi untuk diberikan kemudahan wisman masuk ke Kepri.
“Pak Gub (Ansar Ahmad), selalu akomodir setiap permintaan dari pelaku pariwisata dan masyarakat. Setiap menyerap aspirasi dari masyarakat, pak gub selalu bersurat. Terakhir itu bersurat ke Kemenko Perekonomian. Dan alhamdulillah, akhirnya perjuangan itu tidak sia-sia,” ujarnya.
Buralimar berharap para pelaku pariwisata menggunakan kemudahan aturan ini, untuk mendatangkan wisman sebanyak-banyaknya. Pemprov Kepri, kata Buralimar, akan mendorong untuk meningkatkan industri pariwisata.
Ia mengatakan selain perubahan aturan. Di adendum SE Nomor 7 itu, juga ada penambahan entry point baru di Kepri yakni Anambas. Buralimar mengatakan penambahan ini, untuk menjaring wisman yang akan menuju ke Pulau Bawah, Anambas.
“Sebelum-sebelumnya ada perjalanan wisata ke sana, baik menggunakan yacht, atau pesawat. Kami akan dorong penjajakan adanya penerbangan langsung dari Singapura ke Anambas, sehingga memudahkan wisman menuju ke Pulau Bawah,” ungkapnya.
Ketua Nongsa Sensation, Anddy Fong mengaku sangat senang dengan adanya perubahan aturan ini. “Saya akan mensosialisasikan perubahan aturan ini ke teman-teman di Singapura,” tuturnya.
Ia mengatakan beberapa pekan ini jumlah wisman yang masuk tidak terlalu banyak. Namun, perubahan aturan ini, tentunya dapat meningkatkan jumlah wisman yang berlibur ke Batam. “Sebab hanya antigen saja, semoga ini meningkatkan jumlah wisman yang datang,” ujarnya. (*)
Reporter : FISKA JUANDA

