
batampos.co.id – Program vaksinasi Covid-19 hingga saat ini terus dijalankan. Termasuk vaksinasi yang akan diberikan pada anak usia di bawah 12 tahun. Namun, Pemprov Kepri, masih melakukan pendataan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Mohammad Bisri mengatakan, program vaksinasi anak usia di bawah 12 tahun akan dimulai tahun depan.
“Belum (dimulai). Nanti Januari, saat ini masih pendataan,” ujar Bisri saat ditemui di Gedung Graha Kepri, Senin (15/11).
Ia menjelaskan, vaksinasi anak dibawah 12 tahun ini merupakan sasaran baru vaksinasi dari pemerintah. Yakni dimulai dari usia 6 tahun hingga 11 tahun atau golongan anak Sekolah Dasar (SD).
Adapun untuk jenis vaksin yang diberikan nantinya, adalah vaksin Covid-19 buatan Sinovac. Sementara, ketersediaan vaksin untuk anak di bawah 12 tahun hingga kini belum ada.
“Kita hanya menerima saja. Kita tunggu dari pusat nanti, vaksin apa yang dikirim,” katanya.
Ia menambahkan untuk capaian vaksinasi di Kepri saat ini, menurut catatan nasional sudah mencapai 91 persen. Sementara sisanya masih belum dilakukan karena adanya kendala-kendala kesehatan dan belum bisa divaksin maupun kendala lainnya.
Kemudian untuk capaian vaksinasi dengan target lansia, Bisri menyebutkan hingga kemarin, progresnya telah mencapai 67 persen. Namun karena ada beberapa data yang belum diinput, saat ini baru 59 persen.
“Itu akan terus kita kejar. Data yang belum di input datanya itu akan kita input. Seperti di Lingga kemarin baru 37 persen, sekarang sudah 60 persen lebih. Karena ada beberapa data yang belum di onlinekan,” imbuhnya.
Sebelumnya, BPOM telah memberikan otorisasi izin penggunaan darurat vaksin COVID-19 buatan Sinovac kepada anak dengan rentang usia 6-11 tahun. Persetujuan perluasan indikasi ini diperoleh setelah dilakukan pembahasan dan pengkajian bersama Tim Komite Nasional Penilai Khusus Vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terhadap aspek khasiat dan keamanannya. (*)
Reporter : Eggi Idriansyah



