Minggu, 26 April 2026

Warga Batam, Waspadai Perubahan Cuaca Mendadak

Berita Terkait

batampos.co.id – Ada belokan angin di sekitar Kepulauan Riau (Kepri) yang menyebabkan perlambatan dan penumpukan massa udara serta kelembapan udara lapisan atas yang relatif tinggi.

Hal ini mendukung pertumbuhan awan-awan hujan. Stasiun Meteorologi Hang Nadim memperkirakan, hujan akan mengguyur Batam saat siang dan malam hari pada Senin (8/11/2021) ini.

Hujan yang turun intensitasnya ringan hingga sedang, dan disertai petir serta angin kencang.

”Saat petir, jangan beraktivitas di luar ruangan jika tidak dalam keadaan mendesak,”
kata Forecaster Stamet Hang Nadim, Riska M Manurung, Minggu (7/11/2021).

Petir dapat merusak barang-barang elektronik. Oleh sebab itu, saat petir, sebaiknya mematikan perangkat elektornik.

Petir juga dapat merusakan jembatan dan tiang lampu jalan. Sehingga, saat petir sedang terjadi, masyarakat diminta untuk tetap berada di dalam ruangan.

Riska mengatakan, bagi masyarakat yang berada di luar ruangan, agar tidak berada di bawah pohon.

”Tidak (jangan berteduh di bawah pohon kala hujan dan petir). Carilah tempat yang aman,
seperti bangunan,” ujarnya.

Riska menjelaskan bahwa petir merupakan. fenomena alam yang biasa terjadi. Petir merupakan kejadian meluapnya listrik (discharge) tegangan tinggi dalam waktu singkat yang dapat terjadi antarawan dan tanah, antarawan dan udara lingkungan atau antar awan.

Penghasil petir yang paling umum adalah awan konvektif (comulonimbus). Sehingga, di wilayah Batam yang cuacanya dominan hujan, sering disertai petir dan angin kencang.

”Oleh sebab itu, waspadai perubahan cuaca mendadak. Jika terjadi cuaca seperti itu,
dapat menghambat aktivitas transportasi darat atau laut maupun udara,” tuturnya.

Masyarakat diharapkan saling bertukar informasi, sehinga dapat meminimalisir kejadian akibat petir. Riska berharap, masyarakat juga bisa melihat prakiraan cuaca melalui laman resmi BMKG.

”Kami selalu update (memperbarui) cuaca di laman resmi BMKG. Selalu perbarui informasi melalui media sosial dan media massa,” ucapnya.

Reporter: Fiska Juanda

UPDATE