Jumat, 3 Juli 2026

Warga Desak Perbaikan Jalan di Perumahan Gesya, Developer Janjikan Pengecoran

Berita Terkait

Jalan masuk perumahan Gesya di Tanjung Piayu becek dan berlumpur. F.Viko untuk Batam Pos

batampos – Warga Perumahan Gesya Paradise, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Seiseduk, kembali mendesak pihak pengembang (developer) segera memperbaiki sekaligus mengaspal jalan utama menuju permukiman mereka. Selama lima tahun terakhir, akses tersebut rusak dan berubah menjadi kubangan lumpur setiap kali hujan turun, sehingga mengganggu aktivitas warga.

Desakan itu disampaikan langsung warga saat mendatangi kantor developer beberapa hari lalu. Pertemuan tersebut sempat diwarnai ketegangan lantaran warga menilai perbaikan jalan tak kunjung direalisasikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Duriangkang, Gabriella Panjaitan, membenarkan adanya ketegangan antara warga dan pihak developer saat pertemuan berlangsung.

“Ada ketegangan antara developer dan warga. Karena di lapangan sama-sama emosi,” ujarnya.

Baca Juga: Pas Pelabuhan Bintang 99 Naik 250 Persen, Penumpang Soroti Fasilitas dan Jalan Rusak

Menurut Gabriella, pemerintah kecamatan, kelurahan, serta anggota DPRD dari daerah pemilihan setempat kemudian memfasilitasi pertemuan lanjutan dengan pihak developer untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.

Dalam pertemuan itu, kata dia, developer menyatakan kesediaannya untuk melakukan pengecoran jalan yang selama ini menjadi akses utama warga menuju kawasan perumahan.

“Jalan akan dicor oleh developer. Memang pembangunan di kawasan itu masih cukup banyak,” katanya.

Sementara itu, Ketua RW 06 Perumahan Gesya Paradise, Harno, mengatakan warga sudah terlalu lama menunggu perbaikan jalan. Kondisi akses yang rusak dinilai membahayakan keselamatan, terutama saat musim hujan.

“Sudah lima tahun kami merasakan jalan seperti ini. Saat hujan becek dan licin, kalau panas debunya tebal. Ibu-ibu sering jatuh karena jalan berlumpur,” kata Harno.

Baca Juga: Seorang Remaja Hanyut di Drainase Kabil, Basarnas Masih Lakukan Pencarian

Ia berharap komitmen yang telah disampaikan developer tidak hanya menjadi janji. Warga meminta pekerjaan pengecoran segera dilaksanakan agar aktivitas masyarakat kembali normal dan risiko kecelakaan akibat jalan berlumpur dapat dihindari.

“Kami berharap janji developer benar-benar direalisasikan secepatnya. Warga sudah terlalu lama menunggu jalan yang layak. Semoga setelah ini tidak ada lagi alasan untuk menunda perbaikannya,” tutup Harno. (*)

UPDATE