
batampos – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kota Batam masih menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Meski berbagai pengungkapan kasus terus dilakukan, tindak kejahatan tersebut masih kerap terjadi hampir setiap hari di sejumlah kawasan.
Kapolresta Barelang, Anggoro Wicaksono, mengakui bahwa kasus curanmor masih cukup marak dan membutuhkan peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahannya. Menurutnya, kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan kesadaran warga untuk menjaga aset dan harta bendanya.
“Memang masih terjadi dan hampir setiap hari ada laporan terkait pencurian kendaraan bermotor. Untuk itu perlu kewaspadaan bersama dari seluruh masyarakat,” kata Anggoro, Rabu (3/6).
Ia menegaskan, setiap laporan yang masuk dari masyarakat akan ditindaklanjuti secara serius oleh jajaran Polresta Barelang. Sejumlah pelaku curanmor juga telah berhasil diungkap dan diamankan dalam berbagai operasi yang dilakukan kepolisian.
Namun demikian, Anggoro menilai langkah pencegahan jauh lebih penting dibandingkan penindakan setelah kejahatan terjadi. Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam menjaga kendaraan menjadi kunci utama untuk menekan angka curanmor di Batam.
“Kami sudah banyak mengungkap kasus curanmor. Tetapi yang jauh lebih penting adalah upaya pencegahan dari masyarakat sendiri. Jadilah polisi bagi diri sendiri dan keluarga,” ujarnya.
Kapolresta menjelaskan bahwa pihaknya terus memetakan lokasi-lokasi yang dianggap rawan kejahatan dengan sistem zonasi. Dari pemetaan tersebut, kepolisian dapat menentukan langkah antisipasi yang lebih efektif melalui patroli rutin dan pengawasan yang diperketat.
“Kami petakan lokasi rawan dengan sistem zona. Patroli dan pengawasan di kawasan yang dianggap rawan terus kami intensifkan untuk mencegah terjadinya tindak pidana,” katanya.
Berdasarkan hasil evaluasi kepolisian, sebagian besar kasus curanmor masih dipicu oleh unsur kelalaian pemilik kendaraan. Tidak sedikit kendaraan yang ditinggalkan dalam kondisi tidak terkunci dengan baik atau tanpa perlindungan tambahan.
Karena itu, Anggoro mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan kunci ganda, memarkir kendaraan di tempat yang aman, serta memastikan kendaraan tidak ditinggalkan dalam kondisi yang memudahkan pelaku beraksi. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dan dukungan pengawasan dari kepolisian, diharapkan angka curanmor di Kota Batam dapat terus ditekan.(*)



