Senin, 20 April 2026

Waspadai Dampak Konflik Global, Imigrasi Perketat Pengawasan WNA

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Puluhan warga negara asing (WNA) yang diamankan pada operasi gabungan Wira Waspada beberapa waktu lalu. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos –Dinamika konflik global dinilai turut memengaruhi pergerakan manusia dan barang lintas negara, termasuk ke Indonesia. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menyatakan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan internasional yang dapat muncul sebagai imbas situasi tersebut.

Kepala Kantor Imigrasi Batam, Wahyu Eka Putra, mengatakan meningkatnya mobilitas antarnegara selalu diikuti risiko kejahatan transnasional. Menurut dia, kondisi global yang tidak stabil dapat menjadi salah satu faktor pendorong munculnya berbagai bentuk pelanggaran lintas batas.

“Pergerakan manusia dan barang antarnegara tentu membawa konsekuensi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah potensi kejahatan internasional yang bisa menjadi dampak dari konflik global di suatu kawasan,” ujar Wahyu, Jumat (17/4).

Ia menambahkan , pihak imigrasi memiliki peran penting dalam menegakkan hukum sekaligus menjaga kedaulatan negara melalui pengawasan terhadap lalu lintas orang asing. Upaya tersebut dilakukan tidak hanya sebagai respons terhadap situasi global, tetapi juga sebagai bagian dari tugas rutin yang telah berjalan.

Menurut Wahyu, pengawasan terhadap warga negara asing dilakukan melalui berbagai tahapan seleksi ketat. Proses itu dimulai sejak pengajuan visa di negara asal hingga pemeriksaan saat kedatangan di pintu masuk Indonesia, termasuk di bandara.

“Setiap orang asing yang masuk ke Indonesia melalui proses seleksi berlapis, mulai dari persyaratan visa hingga pemeriksaan saat tiba. Ini sudah menjadi mekanisme yang berjalan, bahkan sebelum adanya konflik global,” kata dia.

Ia menambahkan, penguatan pengawasan keimigrasian dilakukan dalam skala nasional, dengan menyesuaikan kebijakan terhadap kondisi dan potensi risiko yang berkembang.

Langkah ini, kata Wahyu, bertujuan menjaga ketertiban serta keamanan di dalam negeri, khususnya di wilayah strategis seperti Batam yang menjadi pintu gerbang internasional.

Dengan pendekatan tersebut, Imigrasi Batam berupaya menyeimbangkan antara kelancaran arus masuk orang dan barang dengan aspek keamanan, terutama dalam menghadapi tantangan kejahatan transnasional yang kian kompleks.(*)

ReporterAzis Maulana

UPDATE