
batampos – Sebanyak 1.096 balita dan anak dari berbagai kelurahan di Kecamatan Nongsa mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dalam kegiatan bakti sosial yang digelar di Grha Citramas, Kabil, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan tahunan ini diselenggarakan oleh Yayasan Citramas bekerja sama dengan Rumah Sakit Soedarsono Darmosoewito (RSSD), DayOne, dan Palang Merah Indonesia (PMI). Program tersebut juga mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Kota Batam, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Batam, serta Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Batam.
Sebagai bentuk kolaborasi lintas negara, kegiatan ini menghadirkan 12 dokter spesialis dari Singapura, terdiri atas 10 dokter spesialis anak, satu dokter spesialis gigi, dan satu dokter spesialis kulit. Pemeriksaan turut didukung dokter umum, dokter gigi, ahli gizi, serta puluhan relawan dari Indonesia dan Singapura.
Pemeriksaan Lengkap untuk Balita dan Anak
Berbagai layanan kesehatan diberikan secara gratis, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pengukuran tinggi dan berat badan, pemantauan tumbuh kembang, pemeriksaan kesehatan gigi dan kulit, hingga konsultasi gizi.
Panitia juga menyediakan obat-obatan serta rujukan ke rumah sakit bagi peserta yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
Ketua Panitia Bakti Sosial, drg. Eka Rismi Ayu, mengatakan seluruh peserta telah melakukan pendaftaran secara daring, dan hingga siang hari sekitar 500 anak telah menjalani pemeriksaan.
“Fokus kegiatan hari ini adalah pemeriksaan kesehatan balita dan anak. Selain pemeriksaan umum, kami juga menyediakan layanan dokter spesialis anak, spesialis kulit, dokter gigi, serta konsultasi ahli gizi,” ujar Eka.
Stunting dan Gangguan Gigi Masih Mendominasi
Dari hasil pemeriksaan sementara, tim medis menemukan dua permasalahan kesehatan yang paling banyak dialami peserta, yakni gangguan kesehatan gigi dan indikasi stunting.
Menurut Eka, masih cukup banyak balita yang menunjukkan pertumbuhan di bawah standar usianya.
“Stunting masih menjadi perhatian. Kami masih menemukan cukup banyak balita dengan pertumbuhan yang berada di bawah standar usianya, khususnya di wilayah Nongsa,” katanya.
Ia menjelaskan, Kecamatan Nongsa dipilih sebagai lokasi kegiatan karena masih terdapat masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.
“Kami ingin menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat. Karena itu kegiatan ini terus dipusatkan di Nongsa sebagai bagian dari pelayanan kesehatan tahunan,” tambahnya.
Sudah Digelar Selama 12 Kali
Ketua Yayasan Citramas, Danche Wongkaren, mengatakan bakti sosial kesehatan ini merupakan penyelenggaraan ke-12 sejak pertama kali dilaksanakan pada 2007.
Program tersebut sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 sebelum kembali digelar.
Untuk memudahkan masyarakat, panitia menyediakan belasan bus yang mengangkut peserta dari berbagai wilayah di Kecamatan Nongsa, termasuk Kabil dan Punggur.
“Kami menjemput masyarakat, mengantar mereka pulang, memberikan obat-obatan, bahkan apabila membutuhkan perawatan lanjutan kami akan membantu proses rujukan ke rumah sakit,” ujar Danche.
Selain pemeriksaan kesehatan, panitia juga membagikan paket sembako, makanan ringan, serta boneka kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan.
Kolaborasi Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan
Ketua PMI Kota Batam, Nyonya Sri Soedarsono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi jangka panjang antara PMI dan Yayasan Citramas dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi anak-anak di Batam.
“Selama lebih dari 20 tahun kami berupaya mempermudah akses layanan kesehatan bagi anak-anak. Harapan kami, anak-anak Batam tumbuh sehat sehingga memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Sri menambahkan, jumlah peserta yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis cenderung menurun dari tahun ke tahun. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi indikator semakin banyak masyarakat yang telah memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan.
Sementara itu, Community Development DayOne, Mega, mengatakan keterlibatan perusahaan merupakan bagian dari komitmen sosial terhadap masyarakat di sekitar kawasan Nongsa.
“Kami mendukung penuh pemeriksaan kesehatan gratis bagi balita dan anak-anak. Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat lokal sekaligus melanjutkan kolaborasi dengan Yayasan Citramas,” katanya.
Salah seorang peserta, Nur Aini, warga Nongsa, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan tersebut. Ia membawa kedua anaknya untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
“Anak saya mengalami diare dan ada masalah pada giginya. Alhamdulillah bisa diperiksa, mendapat obat, dan pelayanan yang baik. Saya sudah dua kali mengikuti kegiatan ini dan sangat membantu masyarakat, khususnya kami yang tinggal di Nongsa,” tuturnya. (*)

