Selasa, 14 April 2026

1 PMI Positif Covid-19 Meninggal di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kelapa Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi
(foto sebelum pandemi covid). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos.co.id- Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam mengumumkan satu pasien positif Covid-19 di Batam meninggal dunia pada, Selasa (23/11).

Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid-19 Batam Didi Kusmarjadi mengatakan pasien dengan no kasus konfirmasi 25.834 itu merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang dari Malaysia.

“Ya, di Batam korban sudah menjalani isolasi dan karantina selama 14 hari,” ujar Didi, Selasa (23/11).

BACA JUGA: Sat Polairud Polresta Barelang Gagalkan Pengiriman PMI Ilegal di Perairan Belakang Padang

Menurutnya, dari hasil dua kali swab yang dilakukan, baik setelah tiba di Batam dan selesai menjalani karantina, korban dinyatakan negatif. Namun setelah karantina, yang bersangkutan sakit dan dilarikan ke rumah sakit. Setelah di bawa ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan, beliau kembali di swab dan hasilnya menunjukan positif Covid-19.

“Meninggalnya di rumah sakit. Korban juga memiliki penyakit bawaan (komorbid) diabetes dan darah tinggi,” tambah Didi.

Ditambahnya, selama di Batam korban tinggal bersama keluarganya di Kampung Pelita Lubukbaja. “Kepada kelurga tetap kita lakukan tracing,” jelasnya.

Selain pasien meninggal, Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam juga mencatat tambahan satu orang positif Covid-19. Sehingganya secara keseluruhan pasien positif berjumlah 25.836 orang. Sementara pasien meninggal secara keseluruhan berjumlah 842 orang.

“Sepanjang 24 jam terkahir tercatat satu pasien baru dan satu pasien meninggal,” jelas Didi.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam sampai Selasa (23/11), angka kasus aktif di Batam saat ini tersisa dua orang. Dimana keduanya dirawat di rumah sakit rujukan. “Ya, sisa dua orang setelah beberapa hari sebelumnya ada tambahan pasien yang sembuh,” ujar Didi.

Selanjutnya, dalam beberapa pekan terkahir, zona hijau atau wilayah yang tidak memiliki kasus Covid-19 di Kota Batam juga kembali bertambah.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, sebanyak 61 kelurahan di Batam zona hijau. Sisanya hanya tiga kelurahan berzona kuning dengan angka kasus aktif masing-masing 1 orang.

Bila dibandingkan sepekan sebelumnya juga terdapat penambahan kelurahan yang zona hijau. “Ya, walaupun melandai, tetap tak boleh lengah, protokol kesehatan dan kebiasaan kehidupan baru wajib dijalankan,” tegas Didi.

Adapun kelurahan yang berzona kuning saat ini ialah Batu Besar, Baloi Indah dan Kampung Pelita. “Untuk Kecamatan, tersisa Lubukbaja dan Nongsa saja berzona kuning,” pungkasnya. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra



UPDATE