
batampos – Lulusan sarjana harus mampu bersaing dalam berbagai sektor. Harus punya multi talenta agar mendapat tempat di dunia global dan menatap masa depan yang lebih baik, gemilang dan terbilang.
Hal ini disampaikan Rektor dan Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau-Kepulauan Riau, Prof Dr. Hairunas Rajab, di depan 110 wisudawan dan wisudawati angkatan pertama dan kedua Prodi Manajemen Pendidikan Islam Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Mumtaz Karimun saat sidang senat terbuka yang digelar di aula PIH Batam Center, Sabtu (19/12/2021).
Dikatakan Hairunas, untuk tingkat pendidikan tinggi harus berani mencanangkan target tinggi. Salah satunya SDM lulusan pendidikan tinggi Indonesia harus kompetitif di tingkat regional dan global.
“SDM kita harus kompetitif dalam karakter. Yaitu pekerja keras, jujur, mandiri dan entrepreneurship, tetapi juga berakhlak mulia dan berbudi luhur,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua Pembina STIT Hidayatullah Batam, Jamaluddin Nur, mengatakan, para wisudawan dan wisudawati ini nantinya akan mendapat penugasan ke seluruh daerah di nusantara untuk mengabdi di lembaga Hidayatullah dengan konsep penugasan yang sudah ada.
“Alumni ini sudah dibekali sesuai dengan prodinya sekaligus dibekali dengan ilmu dasar keislaman. Mereka harus siap ditugaskan ke seluruh Hidayatullah se-Indonesia untuk bergerak di bidang dakwah dan pendidikan,” kata Jamaludin.
Dia berharap, agar ratusan mahasiswa yang diwisuda ini nantinya bisa menerapkan ilmu yang mereka dapat selama menempuh pendidikan di STIT Hidayatullah yang bisa bermanfaat bagi umat baik dari segi agama maupun negara.
Lebih lanjut Jamaluddin mengatakan, hampir seratus persen para mahasiswa yang diwisuda saat itu mendapatkan beasiswa dari Yayasan Hidayatullah.
Ia menjelaskan, setiap tahun Yayasan Hidayatullah memberikan beasiswa kepada lima orang kadernya untuk menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk mengambil S2 dan S3 baik itu di dalam negeri maupun di luar negeri.
“Kita ada program pengembangan SDM bagi alumni untuk mengenyam pendidikan lebih tinggi melalui beasiswa kader. Tentunya para mahasiswa yang diwisuda ini nantinya mereka sangat terbuka bagi yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan S2 maupun S3. Terus kembangkan diri untuk mereka yang diwisuda ini,” terang Jamaludin.
Sementara itu Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Mumtaz Karimun, Sumarno Muhklis, menyampaikan, membangun SDM unggul merupakan prioritas utama Yayasan Hidayatullah. Pembangunan SDM adalah kunci kemajuan Indonesia di masa yang akan datang.
“SDM unggul memiliki korelasi erat dengan peningkatan produktivitas kerja dalam memenangkan persaingan dalam dunia global. Saya juga berpesan kepada para mahasiswa yang baru saja diwisuda agar selalu menjaga nama baik sekolah,” katanya.(*)
Reporter: Iman Wachyudi

