
batampos.co.id – Tiga hari berturut-turut dari 13 hingga 15 November 2021, tidak ada kasus Covid-19 di Kepri. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, M Bisri, sangat lega dengan kondisi ini. Ia mengatakan, kondisi ini tercipta dari peran serta semua pihak.
”Masyarakat yang patuh dan petugas kesehatan yang tak kenal lelah melakukan pengobatan dan tracing,” kata Bisri, Selasa (16/11/2021).
Ia mengatakan, ada 4 faktor yang membuat kasus Covid-19 Kepri melandai. Faktor pertama adalah deteksi dini berupa testing dan tracing yang masif. Apabila ada satu kasus positif, tracing dilakukan terhadap 15 orang, bahkan lebih.
”Rata-rata tracing di Kepri itu bisa mencapai 20-an orang, dan Batam bisa mencapai 25 orang. Semakin banyak tracing, tentunya dapat menekan angka kasus Covid-19,” ujarnya.
Faktor kedua, pengobatan yang dilakukan tim kesehatan. Begitu ada pasien yang terjangkit, tenaga kesehatan memberikan penanganan cepat. Sehingga dapat menurunkan angka kematian.
Bisri mengatakan, faktor ketiga adalah vaksinasi. Vaksinasi di Kepri capaiannya di angka rerata nasional. Saat ini, capaian vaksinasi Kepri mencapai 90-an persen.
”Vaksinasi Kepri tinggi, ada empat daerah yang capaian vaksinasinya melebihi 80-an persen,” ujarnya.
Lalu, faktor keempat adalah perilaku masyarakat. Saat ini masyarakat di Kepri telah menerapkan perilaku sesuai protokol kesehatan.
Ia mengatakan, kemungkinan kasus naik selalu ada. Hal ini disebabkan, pergerakan masyarakat antar provinsi.
”Sehingga resiko penularan kasus, masih mungkin terjadi. Penangkalnya itu ya protkes ketat,” ujarnya.
Reporter: Fiska Juanda

