
batampos – Masyarakat yang melaksanakan ibadah salat di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Tanjunguncang, mengeluh.
Mereka kerap kehilangan sandal saat hendak keluar masjid.
Ketua Rukun Warga (RW) 03 Kampung Harapan, Erli, mangatakan, pihaknya memang kerap mendapatkan laporan dari jamaah yang sering kehilangan sandal.
“Nanti saya mau temui pengurus Masjid Sultan, mau koordinasikan sama pengurusnya dan tenaga pengamanannya juga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengurus Masjid Sultan sudah menyampaikan ke pihaknya agar anak-anak yang mengaji sandalnya dibawa ke dalam masjid dengan menggunakan kantong plastik.
Dirinya sangat menyayangkan kejadin tersebut. Terlebih Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah merupakan salah satu objek wisata tempat wisata religi di Kota Batam dan masjid terbesar se-Sumatera.
“Pas nanti saya antar anak mengaji saya mau nanya dan mencari solusi agar kejadian ini tak terulang lagi,” tuturnya.
Salah seorang warga Rendi, membenarkan banyaknya jamaah yang mengeluhkan kehilangan alas kako.
“Memang saat ini rawan kehilangan sandal di lingkungan masjid. Pernah juga dulu kehilangan motor dan pernah juga pencurinya tertangkap,” jelasnya.
Ia menjelaskan, hari ini, Jumat (7/1/2022) ada jamaah yang juga mengaku kehilangan sandal seusai melaksankan salat Jumat.
“Pas dia mau pulang sandalnya sudah tidak ada lagi, katanya.
Sementara itu, Ketua Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Yumasnur, meminta agar yang melakukan salat di lokasi tersebut dapat menitipkan sandal atau sepatunya di tempat yang telah disediakan.
Reporter: Dalil Harahap

