
batampos – Vaksinasi dosis pertama di Kepri, sudah melebihi target yang ditentukan. Saat ini vaksinasi dosis pertama 101,59 persen, atau sebanyak 1.606.206 orang. Sedangkan, vaksin dosis kedua sudah mencapai 77,47 persen atau 1.224.890 orang.
Capaian vaksinasi ini, kata Kepala Dinas Kesehatan Kepri, M Bisri tidak terlepas dari peran serta seluruh pihak di Kepri. “Walaupun dosis pertama sudah melebihi target, bagi masyarakat belum vaksin. Kami akan terus membuka kesemapatan, untuk mendapatkan vaksin,” kata Bisri.
Saat ini, para tenaga kesehatan fokus melaksanakan vaksinasi bagi anak usia 6 hingga 11 tahun. Setiap harinya, ratusan hingga ribuan anak divaksin. “Vaksin yang digunakan jenis Sinovac, di Kepri targetnya sekitar 250 ribu anak,” ucap Bisri.
Ia menjabarkan bahwa vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun di Tanjungpinang 63,58 persen atau 15.729 orang. Batam telah mencapai 44,07 persen atau 65.866 orang, Bintan 44,68 persen atau 8.879, Karimun 33,72 persen atau 9.876 orang, Natuna 22,36 persen atau 2.177 orang dan Nambas 22,71 persen atau 1.239 orang.
Vaksinasi, kata Bisri memberikan dampak yang positif. Sebab, vaksinasi meningkatkan imun. Saat ini herd immunity di Kepri sebesar 89,6 persen. “Lebih tinggi dari standar yang ditetapkan pemerintah, 70 persen,” ujarnya.
Ia mengatakan masyarakat yang telah menjalani vaksinasi, saat terjangkit Covid-19 tidak pernah menujukan gejala sedang dan berat. Bisri mengatakan rata-rata masyarakat positif Covid-19, mengalami tanpa gejala.
“Dari kasus yang melandai dan tidak ada lagi yang mengalami gejala Covid-19 sedang dan berat. Ini pertanda herd immunity telah terjadi,” ucapnya.
Walaupun kekebalan imunitas sudah terlihat. Bisri meminta masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Sehingga, semakin meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kepri. (*)
Reporter: FISKA JUANDA

