Minggu, 3 Mei 2026

24 Pekerja Migran Indonesia di Batam Positif

Berita Terkait

Ilustasi. Pekerja Migran Indonesia (PMI) melakukan rapid tes sebelum masuk ke RSKI Galang. Foto: Istimewa

batampos – Petugas kesehatan di lokasi karantina Rusunawa Badan Pengusahaan (BP) dan Pemko Batam di Tanjunguncang, Batuaji, kembali memindahkan 24 orang PMI dari lokasi karantina ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang,
Jumat (25/2/2022).

Mereka adalah PMI yang terkonfirmasi positif setelah menerima hasil swab pertama ataupun kedua. Petugas medis yang menangani kesehatan PMI, dr Anggitha, sebut PMI yang tersisa di lokasi karantina sebanyak 472 orang.

Ini adalah PMI yang tiba dalam sepekan terakhir,
baik dari Malaysia ataupun Singapura.

“Masih banyak lagi. Hari ini masih ada 472 orang. Itupun sudah kurang 24 orang yang terkonfirmasi positif dan sudah kita bawakan ke RSKI,” ujar Anggitha.

Secara umum, sebut Anggitha, kondisi kesehatan PMI di lokasi karantina dalam keadaan baik. Mereka dalam pengawasan dan penanganan yang tepat dari Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Batam.

Para PMI harus menjalani dua kali tes swab sebelum diputuskan untuk kembali ke daerah asal atau dirawat terlebih dahulu. Jika negatif, maka diperkenankan kembali ke daerah asal.

Namun, jika positif, maka harus dirawat dulu. Mereka ditempatkan di tiga rusunawa yang berbeda yakni Rusunawa BP Batam, Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang I dan Rusunawa
Pemko Batam Tanjunguncang II.(*)

Reporter: Eusebius Sara

UPDATE