Minggu, 3 Mei 2026

151 Wisman Akan Masuk Batam Maret Ini

Berita Terkait

Wisatawan Singapura akan berlibur di kawasan Nongsa Sensation selama tiga hari. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sebanyak 151 wisatawan mancanegara menkonfirmasi akan liburan di kawasan Nongsa Sensation. Tentu ini menjadi angin segar bagi para pelaku pariwisata. Sebab, animo wisman datang ke Kepri sudah mulai meningkat kembali. Sementara itu, 37 wisatawan mancanegara masuk ke Batam dari 23 sampai 28 Februari.

Namun, beberapa pelaku wisata menyoroti, bahwa wisman yang datang baru hanya untuk kawasan tertentu saja. Ada yang meminta, agar pemberlakuan travel bubble diperluas, sehingga bisa menjangkau pelaku pariwisata lainnya.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPD ASITA (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) Kepri, Eva Betty.

“Travel bubble ini sudah berhasil, kami menunggu diperluas, bahkan jika perlu tidak ada lagi penggunaan karantina untuk memasuki Kepri,” kata Eva, Selasa (1/3).

Ia mengatakan ASITA menunggu kebijkan terbaru dari pemerintah. Ia juga terus berusaha agar ada perubahan kebijakan, yang adil bagi seluruh para pelaku pariwisata. “Bali sudah akan memulai wacana wisman masuk tanpa karantina,” ujarnya.

Walaupun begitu, Eva mengapresiasi apa yang telah dilakukan pemerintah, dalam rangka meningkatkan kunjungan wisman ke Kepri. “Saya dengar, dalam waktu dekat ini ada tambahan akses Travel Bubble, Harbourbay (Batuampar),” tuturnya.

Mengenai permintaan dari pelaku pariwisata ini. Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar mengaku sudah berusaha mendorong agar travel bubble diperluas. “Sebelum teman-teman pelaku pariwisata meminta, kami sudah bergerak dan mendorong agar ini terlaksana,” ujarnya.

Namun, pemberlakuan ini tidak bisa cepat terlaksana. Sebab kebijakan travel bubble ini, baru saja dikeluarkan pemerintah beberapa pekan lalu. “Kebijakan travel bubble ini harus dijalani dulu, sejauh ini sudah berjalan baik. Selama satu minggu ini, semua wisman yang datang negatif Covid-19. Begitu pulang dari kawasan travel bubble, alhamdulillah semuanya masih tetap negatif Covid-19. Berati protkes benar-benar terjaga dengan baik,” ucapnya.

Ia meminta pelaku pariwisata bersabar sedikit lagi. Jika travel bubble ini dalam seminggu ke depan berjalan lancar, akan diminta lagi perluasan wilayah masuk wisman. “Kami inginnya jadi VTL (Vaccinated Travel Lane), tapi kan kasus Covid-19 masih tinggi,” tuturnya. (*)

Reporter FISKA JUANDA

UPDATE