batampos – Termakan usia, ponton yang merupakan tempat naik dan turunnya penumpang di Pelabuhan Rakyat Belakangpadang patah. Hal ini membuat ponton tersebut terpaksa ditutup dan dialihkan ke tempat alternatif.
Camat Belakangpadang, Yudi Admajianto mengatakan patahnya ponton tersebut terjadi, Sabtu (12/3). Kondisi ponton memang sudah mengalami kerusakan dan dianggarkan diganti tahun ini. Kondisi ponton mengalami rusak dan patah di sisi kirinya, sehingga menyebabkan ponton miring.

“Untuk menjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan transportasi laut, kami menutup dan mengalihkan ke sisi kiri atau tempat loket tiket,” jelasnya.
Yudi mengungkapkan saat kejadian, memang jumlah pengunjung ke pulau Belakangpadang mengalami peningkatan. Sehingga tidak ada yang mengatur penumpang yang naik ke pelabuhan.
“Kondisi sudah tidak layak, ditambah dengan ramainya pengguna ponton waktu itu. Berkahnya, banyak pengunjung namun karena tidak ada yang mengatur naiknya penumpang, ponton patah,” ungkapnya.
Mantan Kabag Humas Pemko Batam ini menambahkan penggantian ponton akan segera dilakukan. Perkiraan April sudah mulai dilaksanakan untuk lelang fisik dan lainnya.
BACA JUGA: Boat Pancung Sekupang-Belakangpadang Dilengkapi Jaket Pelampung, Tarif Naik Rp 3 Ribu
“Sementara dialihkan ke sebelah kiri dulu. Nanti kalau sudah selesai akan difungsikan seperti dulu lagi,” tambahnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Salim mengatakan untuk sementara pelabuhan ponton tersebut tidak digunakan. Hal ini karena ramdoornya patah. Untuk penumpang pancung sementara dipindahkan ke sebelah kanan dari arah Belakangpadang, dan disebelah kiri dari Batam.
Pelabuhan yang ada tangga beton dan akan ditambah pelantar kayu untuk memudahkan naik turun penumpang. Sedangkan untuk boat atau kapal motor yg agak besar bisa menggunakan pelabuhan ponton yang baru di Sekanak Raya depan kantor Camat yang dibangun tahun 2019 lalu.
Untuk tahun ini ponton.dan ramdor pelabuhan pengumpan lokal sekupang dan belakang pdg ada pembangunan baru . Saat ini baru selesai konsultan perencana.
“Insyaallah fisik selesai bulan November atau Desember awal,” sebutnya. (*)
Reporter : YULITAVIA



