Minggu, 3 Mei 2026

Badminton Batam Open 2022, Lebih Dari 1.000 Kamar Hotel di Batam Terjual

Berita Terkait

 

batampos – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Badminton Batam Open 2022 yang berlangsung 14 Maret sampai 19 Maret 2022 berlangsung lancar dan meriah. Pertandingan yang diikuti 683 atlet dari 16 Provinsi dan 150 official ini tak hanya berdampak pada sektor olahraga di Batam tetapi juga sektor pariwisata.

Pasalnya, lebih 1000 kamar hotel di Batam terjual, yakni untuk penginapan para atlet atau peserta, keluarga atlet serta tim dan ofisial yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Direktur Utama PT Cakra Bramastra Internasional, Surya Wijaya, selaku event organizer mengatakan, selama event berlangsung pada 14-19 Maret 2022 itu, dampak untuk ekonominya cukup besar. Selain berdampak bagi hunian hotel, juga berdampak bagi angkutan transfortasi maupun usaha rental mobil.

“Kita berharap event seperti ini terus dapat didukung dari semua pihak, karena dampaknya dirasakan secara bersama-sama,” ucap Surya saat penutupan Kejurnas Badminton Batam Open 2022, Sabtu (19/3) di Gedung Olahraga (GOR) Bandar Baru, Sei Panas, Kota Batam.

Dikatakan Surya, jumlah 100 lebih kamar hote yang terjual itu berdasarkan yang terdata melalui pelaksana event, namun sebagian atlet juga ada yang mencari hotel sendiri dan tidak ada melaporkan kepada panitia.

“Dalam petandingan ini diikuti oleh 683 atlet dari 16 Provinsi dan 150 official. Pada event ini ada 23 kategori dengan total hadiah sebanyak 250 juta. Untuk pemenangnya dalam event ini diraih oleh sejumlah atlet dari berbagai daerah di Indonesia, Batam juga ada yang menang,” ujar Surya.

Menurutnya, kegiatan sportourism sangat dibutuhkan untuk sebagai tambahan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulaun Riau (Kepri) pasca dilanda pandemi Covid-19. Event ini sengaja digelar di Batam, karena Batam mempunyai fasilitas yang sangat mendukung untuk jalannya event tersebut.

“Fasilitasnya mendukung, mulai dari lapangan, hotel, transportasi, dan jalannya juga sudah mendukung dalam pelaksanaan event ini. Ini untuk membangkitkan semangat dan tahun depan insyaallah akan kita gelar lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris BPD Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Provinsi Kepri, Yeyen Heryawan menyampaikan, pihaknya bersyukur dengan adanya event Badminton Batam Open 2022 ini, karena sangat berdampak untuk pergerakan ekonomi, seperti tingkat hunian hotel di Batam.

“Bahkan dampaknya juga dirasakan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan restoran, terutama yang membuka stand di sekitaran lokasi GOR selama pertandingan berlangsung,” ujar Yeyen.

Disebutkannya, para peserta atau atlet yang mengukuti pertandingan itu menginap di sejumlah hotel di Batam, diantaranya adalah hotel Pasific, Planet, Golden Bay, Golden View, Zia Hotel, Harmoni dan Baverly hotel.

“Perharinya kamar hotel yang terjual 180 kamar, yakni selama 6 hari. Jadi totalnya ada sekitar 1.080 kamar, ini yang terdata saja, belum lagi yang tidak terdata,” tuturnya.

Penutupan Kejurnas Badminton Batam Open 2022 itu dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin untuk memberikan hadiah langsung kepada peserta yang menang. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

UPDATE