
batampos – Pemko Batam bersama Distributor Bahan Pokok Batam kembali menggelar kegiatan pasar murah jelang perayaan hari raya Idulfitri. Pasar murah ini akan digelar di sembilan kecamatan di wilayah mainland atau perkotaan.
Di setiap gelaran pasar murah, akan dijual beragam komoditas bahan pangan dengan harga di bawah pasar.
Kabag Perekonomian Setdako Batam, Zul Arif, mengatakan, setelah menggelar rapat bersama distributor, pasar murah akan kembali digelar setelah sebelumnya sukses menggelar pasar murah tahap pertama jelang Ramadan lalu.
Sejumlah komoditas yang dijual di antaranya daging beku yang biasanya mengalami peningkatan harga dan permintaan jelang Lebaran.
”Alhamdulillah, karena respons baik selama pelaksanaan tahap pertama, kami lanjut ke tahap kedua. Jenis komoditas lebih beragam dan memprioritaskan kebutuhan yang sangat dibutuhkan masyarakat tentunya,” kata dia.
Zul menyebutkan, pelaksanaan pasar murah akan digelar mulai Jumat (29/4) di Kecamatan Sagulung dan Batuaji.
Dilanjutkan Sabtu (30/4) di Kecamatan Batuampar dan Bengkong. Hari ketiga pasar murah menyasar warga yang tinggal di Kecamatan Sekupang dan Seibeduk.
Berikutnya, dilaksanakan di Kecamatan Lubukbaja dan Sagulung. Hari terakhir dilaksanakan di Nongsa dan Batam Kota.
”Untuk Kecamatan Sagulung mendapatkan giliran dua kali. Pertimbangannya karena warga di sana cukup ramai,” sebutnya.
Ia mengatakan, nanti akan ada dua tim yang dibentuk untuk mendukung kelancaran pasar murah ini.
Beberapa komoditas yang akan dijual di antaranya, beras, gula, daging sapi beku, telur, bawang putih, bawang merah, kentang, tepung, mentega, minyak goreng, susu, sayuran hingga buah.
Kehadiran pasar murah ini diharapkan bisa mengintervensi harga pasar. Warga juga bisa mendapatkan kebutuhan komoditas yang mereka butuhkan dengan harga yang lebih rendah dari pasar.
”Kalau harga sudah pasti kami minta sedikit lebih rendah dari pasar. Menurut saya berapa pun bedanya yang penting lebih murah karena ini pasar murah. Kalau tidak (murah), nanti ada keluhan dan upaya kami sia-sia. Jadi kami berharap bisa membantu,” jelasnya.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pasar murah menjadi pilihan bagiwarga untuk mendapatkan kebutuhan pokok.
Seperti diketahui, lonjakan harga terjadi menjelang hari besar. Untuk itu, perlu upaya dari pemerintah dan distributor untuk mengendalikan harga.
”Kalau sembako murah kan sudah kemarin digelar, dan hanya bisa digelar satu kali dalam setahun karena anggaran terbatas. Kalau pasar murah ini, kami minta bantuan distributor dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat,” ujarnya.(*)
Reporter: Yulitavia

