
batampos – Arus kedatangan PMI jelang lebaran di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter mulai terlihat. Penjagaan keamanaan di pelabuhan pun diperketat untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.
Manager Operasional Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Nika Astaga mengakui arus penumpang sudah mengalami peningkatan dibanding sebelumnya. Terutama untuk jalur khusus PMI.
“Untuk PMI memang ada peningkatan, namun total jumlah keseluruhan penumpang itu digabung dengan penumpang umum,” terang Nika.
Menurut dia, pada saat kedatangan PMI akhir pekan lalu sempat terjadi penumpukan. Alasannya, karena para PMI mendaftarkan IMEI ponsel mereka agar bisa aktif di Indonesia.
“Ponsel mereka kan dari luar negeri, jadi memang harus didaftarkan dulu, di sana terlihat penumpukan,” jelasnya.
Disinggung apakah nantinya ada penambahan operasi kapal saat libur lebaran. Nika belum bisa memastikan. Namun biasanya, informasi adanya penambahan kapal akan diberi tahu beberapa hari sebelumnya.
“Informasi extra trip belum ada” katanya.
Masih kata Nika, sejumlah penumpang masih kecewa dengan syarat antigen masuk ke Indonesia harus menetap 14 hari di Singapura. Artinya, warga Indonesia yang ingin berlibur ke Singapura harus menetap 14 hari di Singapura, baru bisa masuk Indonesia dengan tes antigen. Kurang dari itu, maka PPNL asal Batam wajib PCR.
“Nah aturan ini memang banyak bikin penumpang kecewa. Sebab ke Singapura saja tak ada aturan itu, mereka membebaskan asalnya sudah vaksin 2 atau 3,” pungkas Nika. (*)
Reporter : Yashinta

