Selasa, 17 Maret 2026

Perayaan Waisak di Batam Digelar Sederhana dan Khidmat

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Sejumlah umat Budha melaksanakan prosesi memandikan Budha Rupang di Vihara Budhi Bhakti Kota Batam pada rangkaian perayaan Waisak, Senin (16/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Perayaan Waisak 2022 atau 2566 Budhis Era (BE) digelar sederhana dan khidmat di Vihara Budhi Bhakti Kota Batam. Ritual keagamaan sudah dimulai dari Sabtu dan Senin (16/5) siang.

Ketua Mudamudia Vihara Budhi Bakti Andy Satia mengatakan perayaan tahun ini masih digelar menyesuaikan dengan kondisi yang masih pandemi Covid-19. Acara digelar dengan tertib agar tidak menimbulkan keramaian.

Meskipun Covid-19 sudah melandai, pihaknya masih sangat berhati-hati dalam menggelar ritual keagamaan. Sebelumnya perayaan Waisak selalu meriah, tepatnya sebelum wabah Covid-19 menyerang.

Karena festival pasti mengundang keramaian dan dikhawatirkan ada penularan virus Covid-19 saat pelaksanaan kegiatan. Untuk itu, kebaktian tahun ini digelar penuh makna dengan kesederhanaan.

Ia menyebutkan sejumlah ritual keagamaan atau kebaktian dalam hari Raya Waisak diselenggarakan sejak siang. Rangkaian kebaktian di antaranya pemandian Budhha Rupang dan penyerahan pelita, kebaktian detik-detik Waisak dan Dhammatalk.

“Nanti dilanjutkan malam hari yaitu Dhammatalk atau sharing dhamma seperti ceramah jam 18.00 WIB,” kata dia.

Untuk pemandian Budhha Rupang dan penyerahan pelita sudah mulai dibuka pada Sabtu (14/5) dan akan tutup pada hari ini pukul 21.00 WIB.

Selain itu, Vihara Bhudi Bhakti juga melaksanakan ritual Pradaksina yang merupakan prosesi memutari candi atau vihara sebanyak 3 kali searah jarum jam.

“Untuk kebaktian nanti, ada satu ritual yang nama nya Pradaksina dimana itu kita memutari vihara ini sebanyak satu sampai tiga kali searah jarum jam,” ujarnya.

Ia berharap kondisi Kota Batam bisa membaik. Sehingga ekonomi dan lainnya bisa pulih seperti dulu. Untuk kasus Covid-19 semoga cepat selesai dan tidak ada penambahan kasus baru tentunya. “Saya rasa doa semua pemeluk agama sama. Pasti ingin kondisi lebih baik, dan berkat juga melimpah di bumi ini,” imbuhnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

SALAM RAMADAN