
batampos – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022 berlangsung di SMAN 1 Batam, Selasa (17/5). Ujian gelombang satu ini akan berlangsung selama tujuh hari sampai dengan, Senin (23/5) mendatang.
Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Batam Hanafi mengatakan, 845 peserta akan mengikuti UTBK di SMAN 1 Batam sebagai syarat seleksi masuk perguruan tinggi negeri lewat jalur SBMPTN 2022.
Jumlah peserta tersebut merupakan peserta dari jenis ujian Saintek/Soshum.
Pelaksanaan UTBK ITB tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Panitia akan menyesuaikan jumlah peserta dengan kapasitas 20 orang di setiap ruangan. ” ujian hari ini kita bagi dua sesi. Sesi pertama masuk pukul 07.00 WIB sampai pukul 10.30 WIB. Sedangkan sesi kedua masuk pukul 12.30 WIB sampai dengan pukul 16.45 WIB,” ujar Hanafi.
Adapun persyaratan mengikuti UTBK ini ialah calon peserta ujian sudah mendaftar dan mendapatkan kartu ujian. Proses mengikuti ujian ditetapkan oleh LTMPT. “Peserta ujian ini dirandom dari seluruh SMA dan SMK di Batam. Di hari pertama ujian ini, hanya satu siswa dari SMAN 1 Batam,” ujarnya.
Disinggung berapa jumlah siswa SMAN 1 Batam yang mengikuti UTBK SBMPTN tahun ini, Hanafi menjawab, tidak ada data pendataan dari sekolah. Ia juga tidak mengetahui universitas mana saja yang paling banyak dipilih oleh peserta SBMPTN.
“Gak ada, sekolah gak punya kewajiban untuk mendata itu. Kita baru tau setelah ada kelulusan, berapa orang siswa kita yang diterima, termasuk dimana saja mereka diterima,” pungkasnya.
Pantauan Batam Pos di SMAN 1 Batam, ujian UTBK SBMPTN dimulai pukul 07.00 WIB. Satu jam sebelum ujian dimulai para peserta telah berkumpul disetiap ruangan yang telah ditetapkan. Para peserta tidak hanya siswa kelas XII tetapi juga para alumni SMA sederajat.
“Ini tahun kedua saya mengikuti UTBK SBMPTN,” ujar Ronaldo Kristia, salah seorang peserta.
Alumni SMAN 15 Nongsa itu memilih Teknik Kimia di Universitas Veteran Yogyakarta sebagai pilihannya. Alasannya, ingin berkuliah di luar kota dan sesuai dengan jurusannya. “Mudah-mudahan di tahun kedua ini saya lulus,” ujar Ronaldo.
Ditambahnya, ada sekitar 180 pertanyaan yang harus dijawab. Ronaldo mengaku optimis menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. “Pertanyaannya hampir sama dengan UN. Tetap optimis tahun ini lulus dan kuliah di Yogyakarta,” harapnya. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra



