Sabtu, 14 Maret 2026

Jalan Berlubang Intai Pengendara di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi: Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Laksamana Bintan, Seipanas, Kamis (18/2). Lanjutan pembangunan pelebaran jalan provinsi ini tersendat karena terbatasnya anggaran Pemprov Kepri. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

batampos – Puluhan lubang di jalan Laksamana Bintan, Batamkota hingga Underpass (Terowongan) Pelita masih mengintai pengendara. Mirisnya, lubang-lubang tersebut berada di tengah jalan dengan ukuran yang cukup besar.

Seperti yang terlihat sebelum trafficlight dari arah kawasan industri menuju Simpang Frangky, terdapat belasan lubang cukup besar ditengah jalan. Menurut sejumlah pengendara, kondisi jalan berlubang itu sudah sejak lama terjadi dan belum ada perbaikan.

“Miris, jalan berlubang di tengah jalan, tapi tak ada perbaikan. Padahal ini kawasan yang padat dilalui pengendara,” ujar Andri, pengendara yang tengah melintas.

Dikatakannya, beberapa pengendara nyaris jatuh di kawasan tersebut karena tak bisa menghindari lubang. Apalagi saat hujan turun, lubang-lubang itu akan tertutup dan dipastikan membahayakan pengendara.

“Teman saya nyaris jatuh di sana, karena lubangnya tak keliatan tertutup air hujan. Lubang-lubang cukup banyak dan besar, di tengah jalan pula,” imbuh Andri.

Ia berharap jalan tersebut bisa segera diperbaiki, sebelum banyak korban. Sebab jalan tersebut hampir setiap pagi, siang dan sore padat dilalui pengendara.

“Semoga bisa diperbaiki, karena sudah mengancam nyawa, terutama pengendara bermotor,” ujar Andri.

Begitu juga dari Simpang Frangky hingga underpass terlihat lebih banyak lubang. Jalan tersebut merupakan proyek pemrov yang sempat terbengkalai selama pandemi.

“Lubang di jalan ini ngeri-ngeri. Sudahlah besar, dalam lagi,” imbuh Romi, pengendara lainnya.

Lubang di jalan tak hanya terlihat di jalan yang diaspal, namun juga batasan antara aspal dan beton, yang lubangnya memanjang.

“Celah lubang diaspal dan beton ini yang bikin bahaya, kalau roda nyangkut ya bisa jatuh kalau sepeda motor,” imbuhnya.

Karena itu, ia berharap perbaikan jalan itu bisa segera dilakukan. Sebab sudah sangat meresahkan para pengendara.

“Apa gunanya jalan lebar kalau banyak lubang. Jadi berharap bisa segera dilanjutkan pengerjaanya,” ujar Romi. (*)

 

Reporter : Yashinta

SALAM RAMADAN