
batampos – Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kota Batam masih berpolemik. Belasan ribu anak terancam tak kebagian sekolah, sebab sekolah negeri yang diharapkan sudah terisi sesuai dengan kuota daya tampung.
Orangtua yang anaknya tidak lolos tak berhenti berharap. Berbagai upaya terus dilakukan agar anak mereka kembali diterima di sekolah negeri. Terakhir upaya yang mereka tempuh adalah menemui Wali Kota Batam yang dijadwalkan akan turun ke sekolah-sekolah yang ada.
Baca Juga: Wali Kota Batam Datangi Sejumlah SMP Negeri, Tujuannya…
Melalui perangkat RT/RW, para orangtua ini telah mendaftarkan nama anak mereka yang sebelumnya tidak lolos PPDB. Mereka berharap agar wali kota Batam Muhammad Rudi, ataupun Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengeluarkan kebijakan yang tepat agar anak-anak mereka bisa melanjutkan pendidikan.
“Intinya swasta kami tak mampu, karena keadaan ekonomi. Semoga pak Rudi bisa menambah kuota daya tampung di sekolah negeri,” ujar Effendi, warga Batuaji.
Seperti ketahui untuk SD dan SMP Negeri kewenangan ada di Pemko Batam. Berdasarkan informasi yang didapat, Wali Kota Batam Muhammad Rudi akan turun ke sekolah-sekolah yang berada dibawa kewenangannya untuk menanggapi keluhan orangtua siswa tak lolos PPDB. Sementara dari Gubernur Kepri Ansar Ahmad belum mengambil keputusan apapun terkait polemik daya tampung SMA dan SMK di Kota Batam.
“Masih menunggu keputusan dari pak Gubernur,” ujar Kepala Kantor Disdik Kepri Cabang Batam Noor Muhammad menanggapi pertanyaan orangtua tentang penambahan kuota di SMA dan SMK. (*)
Reporter : Eusebius Sara



