
batampos – Jemaah Haji Embarkasi Batam akan tiba besok, Selasa (26/7). Dalam proses kedatangan jemaah haji di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, petugas akan melakukan pemeriksaan suhu, dan dilanjutkan antigen, dan PCR bagi yang terdeteksi memiliki di atas suhu normal. Selanjutnya petugas akan memeriksa kelengkapan dokumen keimigrasian jemaah.
“Setelah semua proses selesai. Jemaah akan naik bus dan menuju asrama haji. Penyambutan jemaah hanya dilakukan di asrama, dan tidak ada yang di bandara,” ujar Sekretaris PPIH Embarkasi Batam Edi Batara.
Untuk jemaah yang terkonfirmasi positif Covid-19, panitia menyiapkan gedung sekretariat yang berada di lantai 3. Kemampuan ruangan bisa menampung hingga 50 jemaah untuk karantina. Kendati demikian, Edi berharap tidak ada jemaah yang terkonfirmasi positif, sehingga proses pemulangan ke daerah berjalan sesuai rencana.
“Awalnya kami siapkan ruangan Raudhah namun untuk mengantisipasi penyebaran, dan melindungi jemaah yang terpapar ini, ruangan dipindahkan ke sekretariat. Di sana aksesnya cukup terbatas, dan hanya petugas yang bisa masuk ke sana,” jelasnya.
Ruangan karantina di sekretarian lantai 3, mencapai 50 bisa disiapkan untuk karantina, sebelumnya di Raudhah. Ruangan karantina memiliki akses terbatas, dan bisa memproteksi jemaah selama menjalani karantina nanti.
Ia menegaskan selama proses kepulangan jemaah dan berada di asrama haji, keluarga tidak diperkenankan memasuki area asrama. Keluarga diimbau menuggu jemaah di luar pagar asrama.
“Yang tidak berkepentingan dilarang masuk area asrama. Keluarga silakan menunggu di luar pagar sampai prosesi pelepasan jemaah selesai,” sebutnya.
Ia menambahkan, nanti setelah tiba di asrama akan ada proses penyambutan jemaah, serta pelepasan jemaah oleh pejabat setempat. Gubernur Kepri, Ansar Ahmad direncanakan akan menyambut langsung kepulangan jemaah ke tanah air.
“Sejumlah pejabat dari daerah juga direncanakan hadir guna menyambut kepulangan jemaah ini. Kami sangat berharap semua proses berjalan lancar, dan jemaah bisa kembali dan berkumpul bersama keluarga,” ungkap Edi.
PPIH juga mengimbau kepada jemaah menjalani isolasi mandiri sepulang dari tanah suci. Dinas Kesehatan Batam juga akan melakukan pengawasan dan kontrol pasca kepulangan jemaah ke rumah masing-masing nantinya.
“Ini upaya memastikan kondisi jemaah sehat, karena mereka kan dari luar negeri,” sebut Edi.
Informasi sementara, untuk jemaah asal Anambas dan Lingga akan dipulangkan ke daerah, Rabu (27/7) atau satu hari usai kembali ke asrama haji. Begitu juga dengan Natuna yang direncanakan kembali ke daerah Kamis (28/7).
“Batam biasanya mereka langsung pulang setelah menyelesaikan proses pengecekan. Untuk Bintan, Tanjungpinang, dan Karimun tergantung kondisi pengecekan. Jika selesai terlalu sore mereka akan menginap satu hari. Sebab kondisi angin saat ini cukup kuat,” tambahnya.
Ia mengungkapkan untuk jemaah yang berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar) akan berada di asrama selama satu hari. Sesuai jadwal, mereka akan dipulangkan, Kamis (28/7). Sedangkan untuk jemaah Kepri jadwalnya masih disusun. Hal ini melihat proses pemeriksaan yang akan dijalani jemaah.(*)
Reporter : YULITAVIA



