Sabtu, 28 Februari 2026

Aktifitas Nelayan di Kampung Melayu Belum Pulih Sepenuhnya

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Limbah minyak berwarna hitam mencemari laut Kampung Melayu, Kelurahan Batu Besar. Foto: Azis Maulana/Batam Pos

batampos – Aktifitas nelayan di Kampung Melayu, Batubesar belum pulih sepenuhnya setelah limbah hitam B3 cair yang mencemari bibir pantai kawasan tersebut. Diakui oleh warga yang dominan mengandalkan hasil laut dan pariwisata pantai itu belum bisa pulih seperti semula bahkan dalam waktu dekat.

Ketua LPM Nongsa, Khairul Bahri, mengatakan limbah itu juga menjadi momok bagi para nelayan yang melaut demi memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

“Beberapa nelayan harus melewati perairan yang masih tercemar limbah itu untuk melaut mencari ikan.Tetap harus turun karena kebutuhan hidup. Nelayan mau turun ke laut kan pasti lewat dulu. Badan kena limbah minyak,” ujarnya, Minggu (7/5).

Baca Juga: KSOP Selidiki 10 Karung Limbah Hitam yang Ditemukan di Pantai Nongsa

Bicara soal pendapatan pastinya tidak seperti hari biasanya. Ikan yang didapat kini berkurang drastis akibat ekosistem sekitar turut tercemar karena limbah tersebut.

“Nelayan sangat terganggu. Hasil tangkapan sangat berkurang,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang nelayan, Muhammad Idris. Ia mengungkapkan, terdapat ratusan nelayan tradisional di kampung itu.

“Sebagian dari kami kami mencoba membersihkan sampan dan alat tangkap yang terkena limbah. Saya sendiri belum turun ke laut. Jelas bau dari limbah ini menggangu, alhasil kami harus selesaikan dulu kondisi saat ini,” tutur Idris.

Baca Juga: Harga Tiket Pesawat dari Batam Mulai Turun

Menurutnya, ikan-ikan yang ada sangat terpengaruh dengan kehadiran limbah tersebut. Mereka yang biasanya menggunakan kelong-kelong tepi pantai, bubu kepiting, dan jaring-jaring tradisional saja tidak bisa mencari ikan ke laut yang lebih jauh atau lepas.

“Kondisinya seperti ini. Tidak akan mungkin dapat banyak,” imbuhnya.

Kendati demikian, menuturkan warga sekitar saat ini masih berupaya menjalin komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk memberikan bantuan tersebut sesuai kebutuhan. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

SALAM RAMADAN