
batampos – KM Kelud masih menjadi salah satu pilihan utama bagi masyarakat Kota Batam. Selain karena biayanya yang cukup terjangkau dibanding transportasi lain, kapal Kelud juga memiliki jadwal yang rutin setiap pekannya.
Hal ini bisa terlihat dari kedatangan KM Kelud pada Rabu (17/5) pagi dari Belawan yang mengangkut 2.069 penumpang. Rinciannya 1.620 penumpang turun di Batam, 449 penumpang transit ke Tanjung Priok serta 483 lainnya naik dari Batam menuju Tanjung Priok, Jakarta.
“Ya hari ini jadwal Kelud dari Belawan, Medan tujuan Batam dan selanjutnya bertolak ke Tanjung Priok,” ujar Kepala Pelni Batam Kapten Agus, Kamis (18/5).
Baca Juga: Polisi Memburu 2 Pengusaha Properti Batam
Salah satu penumpang Kelud dari Belawan Yudha mengaku, memilih kapal Kelud karena harga tiketnya yang terjangkau dibandingkan moda transportasi lain. Selain itu KM Kelud juga mempunyai jadwal yang rutin setiap pekannya, sehingga lebih memudahnya penggunanya dalam berpergian.
“Tiket Kelud dari dulu sampai sekarang tetap sama. Beda dengan transportasi lain yang naik terus, ” ujarnya.
Pantauan di Pelabuhan Batuampar, kedatangan KM Kelud dikawal langsung oleh Kepolisian Kawasan Pelabuhan Batam.
Kapolsek Kawasan Pelabuah (KKP) Batam IPTU Jaya Putra Tarigan mengatakan, pengamanan kedatangan KM Kelud merupakan agenda rutin yang dilaksanakan kepolisian KKP. Kegiatan pengaman dan pelayanan arus balik ini meliputi penumpang turun dari kapal sampai pintu keluar dan juga tempat keberangkatan penumpang sampai dengan menaiki KM Kelud.
Baca Juga: Ada Event Batam Triathlon 2023, Jalan Menuju Nongsa Ditutup Sementara
“Sasaran kita penumpang yang turun, arus lalu lintas truk kontainer, kendaraan parkir tepi jalan dan keluarga atau pengantar, ” ujar Kapolsek
Disebutkan Iptu Jaya, sasaran pengamanan Kelud ini adalah penumpang yang turun dan naik, arus lalu lintas truk kontainer, kendaraan yang parkir di tepi jalan serta keluarga atau pengantar.
“Kegiatan yang dilakukan seperti pemeriksaan atau razia secara acak terhadap barang bawaan penumpang untuk antisipasi dan pencegahan terjadinya tindak pidana Narkoba dan barang terlarang lainnya. Pelayanan kepada masyarakat yang turun maupun yang akan naik ke KM Kelud,” ujarnya.(*)
Reporter : Rengga Yuliandra



