
batampos – Lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Batam di Batuaji padat merayap, Jumat (23/6/2023). Orangtua yang anaknya tidak lolos PPDB SMKN 1, berbondong-bondong ke lokasi sekolah meminta kebijakan tambahan agar anak mereka kembali diterima.
Ratusan orangtua ini mengaku warga Batuaji sehingga mereka tetap berjuang agar anak mereka bisa sekolah di SMKN I Batam.
“Saya di perumahan Puteri Tujuh ini, dekat sama sekolah ini masa anak saya harus sekolah ke sekolah yang jauh. Tolonglah ini dipertimbangkan,” ujar Risna seorang warga.
Baca Juga: 3 Oknum Guru di Batam Diancam 5 Tahun Penjara dan Denda Rp100 Juta
Pantauan di lapangan, ratusan orangtua ini datang bersama anak mereka dengan membawa berkas dan bukti pendaftaran online sebelumnya. Mereka berkumpul di gerbang sekolah dengan tertib.
Aksi warga yang didominasi kaum ibu-ibu ini ditanggapi anggota DPRD kota Batam Tumbur Hutasoit yang juga dari dapil Batuaji. Tumbur hadir di lokasi tersebut dan memediasi untuk bertemu dengan pihak sekolah.
Baca Juga: 2 Pekerja PT Godwell Plastic Indonesia Tewas Kesetrum
“Kita upayakan ada komunikasi dengan pihak sekolah ataupun dinas untuk persoalan ini. Semoga ada solusi kedepannya,” ujar Tumbur.
Kepala SMKN I Batam, Deden Suryana, yang menemui warga mengaku akan menyampaikan permintaan warga tersebut ke Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.
Baca Juga: BP Batam Tambah IPA dan Pengolah Air Baru untuk Atasi Daerah Stress Area di Sekupang
“Ini kebijakan dari Dinas. Permintaan bapak ibu tetap kita sampaikan, nanti tetap keputusan dari Dinas dan Pak Gubernur,” ujar Deden.
Kepada orangtua calon siwa tadi, Deden, juga menyarankan untuk kembali mencoba mendaftar ke jalur PPDB online jalur zonasi SMA yang masih dibuka.(*)
Reporter: Eusebius Sara



