Senin, 26 Januari 2026

Begitu Dijelaskan Manfaatnya, Warga Perumahan Grand Jaelynne, Sagulung, Akhirnya Dukung Pembangunan Pustu

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Muspika Sagulung saat turun ke lapangan menemui warga dan menjelaskan manfaat pustu. f.eusebius sara

batampos– Rencana pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di lahan fasilitas umum (fasum) Perumahan Grand Jaelynne, Kelurahan Sagulung Kota, Kecamatan Sagulung, yang sempat menuai penolakan dari sebagian warga, kini mulai mendapat titik terang. Setelah dilakukan penjelasan langsung di lapangan, warga akhirnya bisa menerima dan mendukung rencana pembangunan tersebut.

Camat Sagulung, M Hafiz, mengatakan pihaknya turun langsung ke lapangan pada Rabu (13/8) setelah menerima informasi dari Dinas Kesehatan Kota Batam selaku Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pelaksana pembangunan. “Kebetulan saat itu ada rapat di kantor camat bersama Kapolsek dan Danramil. Sekalian saya ajak turun untuk bertemu masyarakat,” ujar Hafiz.

Menurutnya, pada awalnya warga menolak karena khawatir keberadaan Pustu akan menimbulkan masalah baru di lingkungan perumahan. Namun setelah dijelaskan secara detail terkait manfaat pembangunan serta pemanfaatan gedung tersebut, warga akhirnya bisa memahami. “Alhamdulillah warga menerima dan mendukung pembangunan ini,” tambahnya.

BACA JUGA: Warga Grand Jaelynne Tolak Pembangunan Pustu, Lurah: Kekhawatiran Soal Keamanan

Lurah Sagulung Kota, Rendi Ifandila, menyebut kekhawatiran warga sebelumnya lebih mengarah pada aspek keamanan. Warga menilai keberadaan Pustu berpotensi menambah risiko orang tak dikenal keluar-masuk perumahan. “Tanpa adanya Pustu saja, warga pernah kebobolan rumahnya. Jadi mereka khawatir kalau dengan adanya Pustu risiko semakin besar,” kata Rendi.

Meski demikian, lanjut Rendi, pihaknya bersama kecamatan telah menyiapkan sejumlah solusi. Salah satunya dengan meminta Dinas Kesehatan untuk mengajukan surat resmi ke Satpol PP agar menempatkan petugas selama proses pembangunan, hingga saat Pustu beroperasi nanti pada jam kerja. “Tujuannya menjaga aset Pemko Batam sekaligus mendukung keamanan perumahan,” tegasnya.

Selain soal keamanan, pembangunan Pustu juga diyakini membawa manfaat bagi lingkungan sekitar. Lokasi yang saat ini gelap akan menjadi lebih terang karena adanya penerangan tambahan, serta keberadaan tenaga medis yang siap siaga 24 jam. “Jika ada kondisi darurat, warga bisa langsung mendapat pertolongan,” ungkap Rendi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dr. Didi Kusmarjadi, SpOG, menjelaskan pembangunan Pustu di Sagulung merupakan bagian dari Program Integrasi Layanan Primer (ILP) Kementerian Kesehatan. Tujuannya memperluas jangkauan layanan kesehatan dasar di wilayah padat penduduk atau jauh dari puskesmas induk.

“Pustu bukan rumah sakit besar yang menyebabkan antrean panjang atau kemacetan. Layanannya lebih sederhana, seperti pemeriksaan dasar, imunisasi, penanganan awal penyakit, dan edukasi kesehatan. Dengan adanya Pustu, warga tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan layanan dasar,” tutup Didi. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update