Kamis, 5 Maret 2026

Hotel dan Mal di Batam Dipadati Turis Singapura dan Malaysia

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Pusat perbelanjaan Mega Mall Batam Center ramai dikunjungi turis asal Singapura dan Malaysia saat masa liburan Natal, Sabtu (27/12). F. M. Sya’ban/Batam Pos

batampos — Momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kembali memberi dampak positif bagi sektor pariwisata di Kota Batam. Pusat perbelanjaan, hotel, hingga restoran ramai dikunjungi wisatawan. Turis asal Singapura dan Malaysia masih mendominasi arus kunjungan.

Pantauan Batam Pos, Sabtu (27/12) siang, ribuan pengunjung terlihat memadati Mega Mall Batam Center. Wisatawan mancanegara dan pengunjung lokal memenuhi tenant kuliner, toko fesyen, hingga wahana hiburan keluarga seperti Timezone.

Salah satu titik terpadat berada di jembatan penghubung Pelabuhan Internasional Batam Center menuju Mega Mall. Arus wisatawan dari Singapura dan Malaysia yang baru tiba tampak langsung mengalir menuju pusat perbelanjaan tersebut.

Baca Juga: Polisi Imbau Warga Tidak Gelar Pesta Kembang Api dan Konvoi Saat Malam Tahun Baru

Manager Mega Mall Batam Center, Ceroline, mengatakan lonjakan kunjungan terjadi hampir di seluruh tenant selama periode libur Nataru.

“Kalau libur Nataru, hampir semua tenant ramai. Kunjungannya cukup merata,” ujarnya.

Tak hanya pusat perbelanjaan, tingkat hunian hotel di Batam juga mengalami peningkatan signifikan. Sejumlah hotel di berbagai kawasan kota dilaporkan nyaris terisi penuh oleh wisatawan yang menghabiskan libur akhir tahun.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Kepulauan Riau, Jimmi Ho, mengungkapkan lonjakan okupansi hotel mulai terasa sejak beberapa hari terakhir, terutama pada 26–27 Desember.

Baca Juga: BMKG Batam Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Jelang Tahun Baru

“Hotel di Batam rata-rata sudah ramai. Kawasan Batam Center dan Nagoya termasuk yang paling padat,” kata Jimmi.

Menurutnya, kawasan Nagoya, Thamrin, hingga Harbour Bay masih menjadi favorit wisatawan karena dekat dengan pusat hiburan, kuliner, serta akses transportasi internasional.

Secara keseluruhan, tingkat hunian hotel di Batam pada akhir tahun ini diperkirakan mencapai 65–75 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, meski belum sepenuhnya maksimal.

“Biasanya lonjakan paling terasa satu atau dua hari menjelang malam tahun baru,” ujarnya.

Baca Juga: KSOP Batam Selidiki Tabrakan Kapal Kargo di Selat Malaka

Jimmi menambahkan, sejak awal Desember hotel-hotel di Batam sudah menerima banyak reservasi, terutama dari wisatawan mancanegara dan keluarga lokal yang memanfaatkan momen libur sekolah.

“Batam ini kota wisata dan dekat dengan negara tetangga. Tamu dari Singapura dan Malaysia mendominasi, meski wisatawan domestik juga tetap ada,” pungkasnya. (*)

ReporterM. Sya'ban

SALAM RAMADAN